Kenali Penyakit Jantung Tanpa Gejala Khas

Penyakit jantung adalah suatu penyakit yang mematikan di seluruh dunia. Penyebabnya adalah karena adanya sumbatan yang ada di pembuluh darah sekitar jantung.

Pada umumnya, penyakit jantung mempunyai gejala khas seperti rasa tertekan benda tumpul pada dada sebelah kiri, kemudian disertai rasa nyeri di dada yang menjalar hingga ke punggung dan lengan.


Memang harus diwaspadai dan segera lakukan tindakan pemeriksaan jika terjadi gejala tersebut. Namun sayangnya, gejala-gejala umum tersebut terjadinya terlalu cepat dan mendadak sehingga belum tentu orang yang ada di sekitarnya mampu menolong dengan cepat.

Itu yang ada gejala khasnya, namun bagaimana kalau penyakit jantung tak ada gejala khas yang muncul dan tiba-tiba saja si pasien terkulai lems di lantai.

Semua harus kian waspada karena memang ada juga jenis penyakit jantung yang tidak memunculkan gejala khas tersebnut. Penyakit jantung yang seperti ini dinamakan dengan "Silent Ischemia".




Gejala-Gejala Khas Penyakit Jantung = Angina Pectoris


Bagi Anda yang tidak memiliki riwayat keluarga tentang penyakit jantung, maka selama lifesyle-nya wajar-wajar saja, tidak merokok dan sebagainya, maka akan sangat sulit penyakit jantung menghinggapinya.

Kalaupun terjadi dan diprediksi sakit jantung, kemungkinan besar sedang mengalami sakit maag karena gejalanya mirip meski tak sehebat gejala penyakit jantung.

Sampai saat ini penyakit jantung koroner atau jantung iskemik adalah pembunuh pertama di dunia. Berbagai macam cara dilakukan untuk mencegah dan mendeteksi serangan jantung.

Biasanya serangan jantung ditandai dengan alarm, seperti:
  • Rasa nyeri tumpul di dada yang menjalar ke punggung hingga lengan.
  • Rasa berat di dada bagian kiri.
  • Keluarnya keringat dingin.
  • Mual dan muntah.
  • Bisa pingsan.




Gejala-gejala ini munculnya bersamaan yang menjadi satu kesatuan dan biasa disebut dengan Angina (nyeri) Pectoris (dada).

Penyakit Jantung tanpa Gejala Khas = Silent Ischemia


Perlu diketahui bahwa ternyata ada kasus serangan jantung yang tidak memunculkan gejala khas atau alarm seperti di atas. Dan hal ini bisa terjadi ketika Anda mengalami silent ischema.

Silent Ischemia adalah adanya kekurangan oksigen di otot jantung yang tidak memunculkan keluhan rasa nyeri dada.

Jadi, dalam hal anatomi ada perubahan, namun secara fungsi tidak ketahuan. Lalu bagaimana mungkin tidak memunculkan gejala yang khas?

Alasannya di bagian jantung terdapat syaraf yang dapat menimbulkan rasa nyeri, sakit, gatal dan lain-lain. Syaraf inilah yang memberikan alarm kepada Anda jika terjadi sesuatu di bagian jantung.

Lazada Indonesia

Pada kasus silent ischemia ini palin sering terjadi pada penderita diabetes. Karena kadar gula yang tinggi bisa menyerang atau merusak syaraf (neuropat), yang salah satunya merusak syaraf jantung.

Jika sudah rusak, maka syaraf jantung tidak dapat berfungsi dengan baik, termasuk tidak memunculkan alarm ketika terjadi suatu kelainan.

Selain bisa terjadi pada penderita diabetes, silent ischemia ini juga biasa terjadi pada orang tua yang syarafnya sudah lemah dan pada wanita.

Risiko wanita lebih besar karena silentischemia ini belum diketahui penyebabnya. Akan tetapi kemungkinan besar karena hormon estrogen yang dimiliki oleh wanita.

Sebaiknya Rutin Check Up


Oleh karena gejala khasnya seperti nyeri dada kerap tak dirasakan, pasien kerap kecolongan. Penyumbatan tak diketahui lebih dini dan bisa menyebabkan risiko yang lebih parah.

Karena itu, disarankan bagi Anda yang mempunyai faktor risiko di atas, untuk melakukan pemeriksaan IKG, treadmill test, CT Scan jantung atau MRI jantung secara rutin. Hal ini bisa dilakukan enam bulan sekali atau satu tahun sekali sambil menyiapkan dana untuk biaya pemeriksan.

Dengan demikian, kelainan jantung akan bisa diketahui lebih dini. Meskipun tidak muncul gejala khas, namun ada tanda-tanda yang bisa Anda waspadai.

Lazada Indonesia

Pencegahan


Tingkat kejadian silent ischemia ini termasuk tinggi juga, sekitar 25-45. Biasanya tanda yang muncul adalah keringat dingin dan lemas yang muncul tanpa ada sebab. Kemudian dada kiri terasa tak nyaman atau berat.

Ini bisa jadi, pertanda serangan jantung. Jika sudah merasakannya, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

Bagi Anda yang memiliki faktor resiko atau yang sudah pernah mengalami serangan jantung, untuk mencegahnya sebaiknya perhatikan pola hidup agar tetap sehat seperti olahraga teratur, kurangi makanan berkolesterol tinggi, rutin mengonsumsi obat hipertensi dan diabetes bagi yang mempunyai kedua masalah tersebut.

Dan yang tak kalah penting lagi adalah cukup istirahat, tidak merokok dan hindari stres berlebihan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenali Penyakit Jantung Tanpa Gejala Khas"

Post a Comment