Kamis, 02 Oktober 2014

5 Macam Nutrisi Penting untuk Balita

Nutrisi bayi dan balita tentu saja amat penting dalam rangka mendukung kesehatan anak Anda. tanpa nutrisi yang cukup, maka bayi dan balita akan mendapatkan kekurangan gizi yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan mereka.

Apa saja nutrisi yang berguna untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak dan tubuh balita?

5 Macam Nutrisi Penting untuk Balita


1. Kalium

"Kalium merupakan nutrisi utama untuk menjaga tekanan darah rendah tetapi kebanyakan anak-anak tidak mendapatkan kalium cukup, terutama mereka yang beresiko untuk kelebihan berat badan atau obesitas," kata ahli diet Sarah Krieger, seperti dilansir laman Fox News, Selasa (30/9).

Sebagian besar buah-buahan dan sayuran memiliki kalium dan sumber terbaik termasuk pisang, melon, stroberi, semangka, brokoli, kacang polong, dan kentang. Coba tambahkan bubur butternut squash untuk saus pasta, membuat smoothie atau biarkan anak anda memotong paprika merah sebagai camilan.

2 DHA

"DHA merupakan blok bangunan penting untuk otak berkembang," kata Dr. Scott Cohen, dokter anak, juru bicara Enfagrow dan penulis "Eat, Sleep, Poop."

Namun balita hanya mendapatkan sekitar 25 persen dari jumlah yang disarankan asam lemak omega-3 ini. Otak tumbuh pesat selama tiga tahun pertama kehidupan dan DHA dapat membantu dengan kognisi dan visi. Bahkan DHA mungkin dapat membantu menurunkan pilek dan alergi dan membantu anak Anda tidur lebih baik.

Sumber yang baik dari DHA termasuk telur (kuning), susu dan ikan.



3. Kalsium

Diperlukan untuk tulang yang kuat, otot dan gigi, kalsium merupakan nutrisi penting untuk balita tumbuh. Kalsium biasanya terdapa di susu, yogurt, keju, sereal, saus apel atau granola bar.

4. Zat besi

Zat besi merupakan mineral yang penting untuk membuat hemoglobin, bagian dari sel darah merah yang mentransfer oksigen dari paru ke jaringan tubuh. Zat besi juga penting untuk metabolisme dan tumbuh lembang anak anda. Tanpa zat besi yang cukup maka anda anda beresiko mengidap anemia. Nomor satu alasan mengapa anak anda kekurangan zat besi adalah anak anda Minum terlalu banyak susu kalsium yang akhirnya mengalahkan zat besi untuk ruang dalam darah.

Batasi anak anda mengkonsumsi susu hanya dua cangkir sehari dan cobalah mengkonsumsi sereal yang memiliki nilai harian gizi 80 sampai 90 persen dari zat besi. Sumber lainnya dari besi termasuk telur, ayam, daging sapi tanpa lemak dan beras diperkaya dan roti.

5. Serat

Mendapatkan cukup serat adalah bagian dari diet yang sehat, tapi hal ini sangat penting untuk balita yang sering sembelit. Isi piring anak anda setengah penuh buah-buahan dan sayuran.

Anda juga dapat menambahkan rami muffin, pancake atau oatmeal untuk dorongan ekstra serat.
Itulah 5 Macam Nutrisi Penting untuk Balita.

sumber: jpnn.com
editor: -

Rabu, 01 Oktober 2014

3 Langkah Deteksi Dini Kanker Payudara

Kanker payudara umumnya ditandai dengan adanya benjolan pada payudara.

Namun jangan keburu khawatir jika ditemukan benjolan pada payudara, karena tidak semuanya berarti kanker dan kebanyakan bersifat jinak (tumor). Meski demikian, jika ditemukan benjolan pada payudara sebaiknya tetap waspada dan secepatnya dipastikan apakah benjolan tersebut bersifat jinak (tumor) atau kanker. Semakin cepat kanker terdiagnosis, keberhasilan pengobatan akan semakin besar.

Oleh karena itu, penting bagi wanita untuk melakukan deteksi dini kanker payudara dengan tujuan mendeteksi kanker sedini mungkin agar lebih mudah ditangani. Diperkirakan 95% wanita yang terdiagnosis pada tahap awal kanker payudara dapat bertahan hidup lebih dari 5 tahun. Deteksi dini dilakukan sebelum munculnya tanda atau gejala yang mencurigakan adanya kanker payudara.
Banyak dokter yang merekomendasikan kepada wanita untuk melakukan deteksi dini kanker payudara melalui SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) secara rutin, sebulan sekali sejak usia 20 tahun.

SADARI dapat membantu memeriksa kondisi payudara apakah terdapat benjolan atau perubahan lainnya yang dapat menjadi tanda terjadinya tumor atau kanker payudara yang membutuhkan perhatian medis. SADARI sebaiknya dilakukan 1 minggu setelah periode menstruasi dimulai, yakni ketika payudara sedang mengendur dan terasa lebih lunak.

Jika mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau telah mengalami menopause atau pengangkatan rahim, SADARI sebaiknya dilakukan pada tanggal yang sama tiap bulannya. Sementara untuk ibu menyusui, SADARI dapat dilakukan setelah menyusui atau memompa ASI.

Terdapat 3 langkah penting untuk melakukan SADARI, yaitu :


1. Pengamatan pada cermin

Berdiri di depan cermin dengan bahu lurus dan tangan diletakkan di pinggul. Amati ukuran, bentuk dan warna payudara, serta perhatikan apakah ada perubahan yang mudah terlihat atau pembengkakan.

2. Perabaan pada posisi berdiri

Angkat lengan kanan ke belakang kepala, lalu gunakan jari-jari tangan kiri untuk melakukan perabaan pada payudara sebelah kanan. Lakukan langkah sebaliknya untuk melakukan perabaan pada payudara sebelah kiri.

3. Perabaan pada posisi berbaring

Berbaring di atas permukaan yang keras. Untuk melakukan perabaan payudara sebelah kanan, letakkan bantal di bawah pundak kanan dan letakkan lengan kanan di belakang kepala. Ratakan jari-jari tangan kiri pada payudara kanan, dan tekan secara lembut dengan gerakan memutar searah jarum jam.



Mulailah dari bagian paling puncak dari payudara kanan (posisi jam 12), kemudian bergerak ke arah jam 10 dan seterusnya hingga ke posisi jam 12. Setelah itu, pindahkan jari-jari sekitar 2 cm mendekati puting, teruskan gerakan memutar seperti sebelumnya hingga semua bagian payudara, termasuk puting selesai diraba. Lakukan hal yang sama untuk payudara sebelah kiri.

Perlu diperhatikan untuk melakukan SADARI yang benar, gunakan buku jari dari ketiga jari tengah, bukan ujung jari. Dianjurkan mengulang-ulang gerakan melingkar dengan buku jari disertai dengan sedikit penekanan, namun hati-hati karena tekanan yang berlebihan menyebabkan tekanan pada tulang rusuk dan akan terasa seperti benjolan.

Ciri Mencurigakan Waspadai


Beberapa perubahan yang dapat ditemukan, antara lain :
kondisi payudara serta puting susu menebal, bengkak, nyeri dan kemerahan; puting susu yang membalik ke arah dalam, serta mengeluarkan cairan kehijauan atau darah; dan adanya benjolan.

Jika ditemukan benjolan atau perubahan pada payudara saat melakukan SADARI yanng membuat khawatir, segera konsultasikan ke dokter.

SADARI merupakan tindakan penting, karena hampir 85% benjolan pada payudara ditemukan oleh penderita sendiri. Selain itu, SADARI merupakan cara deteksi dini kanker payudara yang paling sederhana dan murah. Oleh karena itu, lakukan SADARI secara rutin dilengkapi dengan clinical breast examination (pemeriksaan payudara oleh dokter), mamografi (bagi wanita dengan usia > 40 tahun), serta MRI dan USG mammae jika ditemukan hasil pemeriksaan abnormal.

sumber: kompas
editor: -

Label