lazada

Selasa, 21 Oktober 2014

8 Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Lemak

Lemak memang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan.

Banyak wanita tak mau mengonsumsi lemak karena takut menjadi gemuk atau kelebihan berat badan. Namun, tanpa lemak juga tidak menyehatkan bagi tubuh.

Berapa banyak lemak yang harus dikonsumsi setiap hari itu tergantung pada usia, tingkat aktivitas sehari-hari, dan kondisi kesehatan Anda. Meski begitu sebaiknya pilih lemak sehat.
Berikut tanda-tanda Anda kurang konsumsi lemak.

8 Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Lemak


1. Kulit kering
Jika kulit mulai kering, bersisik, dan kusam, bisa jadi karena kurangnya lemak dari makanan yang Anda konsumsi. Hal ini dikatakan Lori Welstead, seorang ahli diet di University of Chicago Medicine, Chicago, Illinois. Lemak sehat dapat membantu Anda menyerap vitamin yang larut dalam lemak dari makanan dan membantu kulit Anda tetap lembab.

2. Merasa lapar
Ketika merasa lapar, bisa jadi karena Anda kurang mengosumsi lemak saat makan. Tubuh membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memproses lemak dibanding karbohidrat. Ahli diet di Washington DC, Anne Mauney mengatakan, makanan yang mengandung cukup lemak akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

3. Hormon terganggu
Tubuh menggunakan lemak dari makanan untuk mengatur hormon dalam tubuh Anda. Jadi jangan biarkan tubuh tanpa asupan lemak.

4. Tidak fokus
Satu gram lemak mengandung dua kali lebih banyak kalori daripada satu gram karbohidrat dan protein. Banyak orang menghindari makanan berlemak dan hanya konsumsi karbohidrat dan protein. Anda akan merasa lapar dan sulit berpikir tentang hal lain kecuali makanan ketika perut kosong.




5. Merasa cemas
Welstead mengatakan, kekurangan asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 dapat membuat Anda merasa depresi. Jika mulai merasa cemas, konsumsi lah makanan berlemak yang didapat dari ikan seperti salmon, tuna, dan makarel.

6. Mengalami sensory overload ketika berada di tempat ramai
Anda akan merasa tidak tenang ketika berada di tempat ramai. Dalam studi 2009 yang dilakukan oleh American Psychological Association, peneliti memberi makan tikus dengan makanan yang mengandung asam lemak omega-3. Namun, Omega-3 diberikan dengan kadar yang berbeda. Hasilnya, tikus yang diberi cukup omega-3 tetap tenang meski diperdengarkan suara keras. Sedangkan tikus yang kurang omega-3 merasa lebih panik.

7. Tumbang setelah 20 menit latihan fisik
Anda merasa sehat sebelumnya, tetapi setelah melakukan latihan fisik lebih dari 20 menit, tubuh terasa lemas. Hal ini bisa jadi karena tubuh Anda kurang lemak. Menurut Medline Plus, saat latihan, tubuh Anda membakar karbohidrat, kemudian membakar kalori dari lemak untuk menjaga stamina tubuh.

8. Pelupa
Berdasarkan studi, banyak makan yang mengadung lemak dari minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan dapat membuat daya ingat seseorang lebih baik. Minyak zaitun diketahui bermanfaat untuk memperlancar aliran darah ke otak dan mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam aliran darah. Sementara itu, kandungan asam lemak omega 3 yang terdapat pada ikan dinilai baik untuk kesehatan otak.

sumber: shine.yahoo,com , health.kompas.com

Senin, 20 Oktober 2014

Bahaya Obat Tetes Mata

Mata merupakan salah satu indra yang sangat vital.

Sayangnya, peran penting itu sering diabaikan karena kurangnya perawatan. Kebutaan pun menjadi ancaman. Namun, hal tersebut bisa dicegah bila mau melakukan deteksi dini. Bertepatan dengan World Sight Day pada 9 Oktober lalu, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jatim angkat suara mengenai masalah itu.

Dihelat dalam rangkaian kegiatan yang dimulai 9 Oktober dan berakhir kemarin, Perdami mengingatkan masyarakat bahwa kebutaan bisa dicegah asal mau mendeteksi sejak awal. Alasannya, kondisi lingkungan maupun genetik memunculkan beberapa penyakit mata. Misalnya, katarak, diabetes mata, dan miopia. Bahkan, Poli Mata RSUD dr Soetomo mencatat, beberapa penyakit itu paling banyak menelan korban. "Paling tinggi itu katarak. Dari tahun ke tahun selalu nomor 1," ungkap dr Delfitri Lutfi SpM dalam acara seminar awam kemarin (18/10).




Menurut dia, katarak tidak terjadi begitu saja. Ada banyak faktor penyebabnya. Misalnya, usia di atas 50 tahun dan paparan sinar UV.

Kebiasaan yang keliru pun membuat jendela hati itu rusak. Salah satunya sering memakai obat tetes mata. Dr Decky Hermawan SpM memaparkan, masyarakat kerap memakai obat tetes saat mata terasa sakit. Kering, mata merah, dan iritasi menjadi beberapa alasan penggunaan obat tetes mata. Padahal, obat itu harus digunakan dengan resep dokter.

"Dalam obat tetes mata, ada yang mengandung steroid. Steroid bisa jadi faktor risiko kebutaan," kata dokter yang berdinas di RSUD dr Soetomo itu.

Steroid dalam obat tetes meningkatkan kadar gula darah. Hal tersebut bisa mengganggu cairan di bola mata. Padahal, cairan mata merupakan sumber nutrisi yang menjaga lensa mata tetap sehat. Akibatnya, lensa menjadi keruh dan muncul katarak.

Tapi, itu tak terjadi langsung. Butuh waktu panjang. Namun, bila dibiarkan, katarak bisa mengakibatkan kebutaan.

sumber: jpnn.com

Minggu, 19 Oktober 2014

11 Cara Atasi Bau Mulut

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sekitar 9 persen orang melaporkan bahwa dirinya mengalami bau mulut dalam 6 bulan terakhir.

Bagi sebagian orang, bau mulut itu hampir permanen dan para ahli setuju bahwa hal tersebut kemungkinan merupakan gejala dari masalah kesehatan yang lebih serius.

Jika Anda memiliki bau mulut, berikut adalah beberapa cara untuk menghilangkannya : .

11 Cara Atasi Bau Mulut


1. Menyikat gigi

Terlihat sepele, tapi menyikat gigi setelah makan atau setidaknya dua kali sehari akan membuat bau mulut pergi. Pastikan setiap permukaan gigi disikat dibersihkan.

2. Cek ke dokter gigi
Sangat penting untuk mencari tahu dari mana bau itu berasal, bisa saja disebabkan kondisi medis atau masalah gigi. Karena bakteri dapat hidup di kantung bawah garis gusi, dokter gigi dapat memastikan apakah Anda menyikat gigi dan menggunakan benang gigi dengan benar.

3. Benang gigi

Sebuah sikat gigi ultrasonik adalah pilihan baik, tapi cara terbaik untuk secara tuntas membersihkan gigi geligi adalah dengan menggunaan benang gigi setelah Anda menyikatnya. "Jika Anda meninggalkan makanan di sana terus-menerus, mereka menempel lalu membusuk dan berbau," kata Banker.

4. Minum air
Jika Anda tidak meminum air secara cukup, aliran saliva akan menurun. Hal itu dapat menyebabkan bau menjadi lebih terkonsentrasi. Pastikan Anda selalu membawa air di tas dan pastikan untuk minum sepanjang hari.

5. Pilih obat kumur

Obat kumur melakukan pekerjaan besar, yakni membunuh bakteri yang menyebabkan bau mulut. Tetapi jika obat kumur memiliki kandungan alkohol tinggi, justru dapat mengeringkan mulut dan malah menyebabkan bakteri berkembang, kata Steven Goldberg, ahli kesehatan gigi. Carilah obat kumur yang bebas alkohol, dan bahan-bahan seperti mentol, eucalyptol atau timol sebagai gantinya. Tunggu 15 menit setelah menyikat untuk memakai obat kumur.



6. Gunakan sikat lidah
Sikat lidah hanya sampai ke permukaan, tetapi pengikis lidah akan jauh lebih efektif.

7. Minum segelas anggur

Sebuah penelitian terbaru di Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa minum anggur merah dalam jumlah sedang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Pastikan untuk membilas dengan air setelah itu untuk mencegah warna gigi berubah.

8. Menggigit apel
Buah-buahan kaya serat dan sayuran memerlukan banyak waktu untuk dikunyah sehingga membantu membersihkan gigi. Kandungan vitamin C dalam buah dan sayur juga akan membunuh bakteri.

9. Mengunyah permen karet
Mengunyah permen karet tanpa gula sepanjang hari dapat membantu Anda membersihkan partikel makanan di gigi dan menjaga mulut tetap lembab.

10. Minum teh
Tukarlah kopi saat sore hari dengan secangkir teh hijau atau hitam. Keduanya mengandung polifenol, yang mencegah pertumbuhan bakteri.

11. Minum probiotik
Suplemen probiotik dapat membantu untuk mengurangi jamur candida yang hidup pada permukaan lidah.

sumber: kompas.com

Sabtu, 18 Oktober 2014

Kenapa Tak Bisa Ereksi Ketika Masturbasi

Masturbasi adalah aktivitas yang normal dan sehat.

Kegiatan ini juga bisa menjaga respon seksual sekaligus meningkatkan performa seksual. Tapi, pada sebagian pria masturbasi tak berakhir dengan kepuasan, justru rasa frustasi karena tak bisa ereksi.

Para ahli mengingatkan, tak bisa ereksi saat masturbasi bisa menjadi tanda bahaya adanya masalah kesehatan yang lebih besar. Misalnya saja gangguan sirkulasi atau gangguan pada jantung.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal International Society for Sexual Medicine menemukan, hampir 45 persen pria melaporkan mereka bermasalah dalam menjaga kekerasan ereksinya saat masturbasi.


Para peneliti lalu membandingkan kesehatan para pria tersebut dengan mereka yang kemampuan ereksinya baik-baik saja. Ternyata, pria dari kelompok pertama memiliki risiko gangguan jantung yang lebih besar. Para pria ini juga mengalami ereksi lebih lembek sepanjang malam dan hasrat seksual yang lebih rendah.

Dengan kata lain, tak bisa ereksi saat masturbasi bukan hanya isu tunggal, terutama jika terjadi berulang kali.

Berman mengatakan, tak bisa ereksi memang bisa saja disebabkan oleh stres, tak ada inspirasi, atau keterbatasan waktu. Namun, penyebab terbesarnya biasanya adalah gangguan jantung dan pembuluh darah. Terlebih jika ternyata Anda juga mengalami penurunan libido.




Kesehatan seksual sangat terkait dengan kesehatan fisik. Ketika ada gangguan dengan organ seksual, biasanya ini pertanda ada gangguan pada kondisi tubuh. Demikian juga sebaliknya.

Seperti diketahui, ereksi terjadi bukan hanya karena rangsangan tapi juga membutuhkan aliran darah yang lancar dan kesehatan tubuh secara umum.

Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Perubahan gaya hidup juga perlu dilakukan. Perubahan kecil tapi berpengaruh besar, seperti menyisipkan olahraga dalam kegiatan rutin harian, meninggalkan kebiasaan merokok, dan membatasi makanan berlemak, juga jangan diabaikan.

sumber: kompas.com

Label

Entri Populer Mingguan