5 Gejala Umum Penyakit Campak pada Anak

Campak adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus Rubeola. Sangat mudah sekali penularannya dan pada umumnya diderita oleh anak-anak. Karena sangat gampang penularannya, maka hanya dengan si penderita batuk atau bersin saja bisa menular ke anak-anak yang sebelumnya belum pernah mengalami saki campak ini.

Baca juga: Mengatasi Campak pada Si Kecil

Penularan bisa juga lewat tangan yang terkontaminasi dengan kuman tersebut. Dari itu, sebaiknya anak yang menderita campak sebaiknya istirahat saja di dalam rumah demi mencegah penyebaran virus ini.

Gejala-Gejala Campak

Setelah mengalami masa inkubasi selama 10 hingga 14 hari, muncullah gejala-gejala sebagai berikut:
1. Demam tinggi hingga 40-41 derajat celcius.
2. Mata memerah dan berair.
3. Keluar lendir cair dari hidung.
4. Batuk kering.
5. Muncul bercak merah di wajah dan seluruh tubuh setelah 3-4 hari kemudian.




Bercak-bercak merah yang memenuhi seluruh tubuh ini tampak mengerikan, padahal sesungguhnya penyakit ini tidaklah terlalu serius karena bisa sembuh dengan sendirinya. Dengan penanganan yang tepat, hanya dalam tempo satu minggu, bercak-bercaknya akan hilang semuanya.

Cara penanganannya cukup diberi makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, minum obat demam dan obat batuk bila disertai batuk, serta obat lainnya yang diberikan oleh dokter. Bila campak tidak ditangani, dampaknya amatlah berbahaya, dimana anak akan mengalami radang paru dan telinga tengah.



Penyakit campak ini merupakan salah satu penyakit langganan anak dan sebagai orang tua tentu wajib untuk mengetahui gejalanya agar bisa memberi penanganan pertama untuk si buah hati. Selain campak, ada penyakit sejenis yaitu penyakit cacar air pada anak, dia tidak ada nafsu makan sama sekali.

Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

Labels