Kenali Gejala Leptospirosis pada Wanita

Leptospirosis ini merupakan suatu penyakit yang ditularkan oleh hewan kepada manusia.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah mengklaim bahwa penyakit leptospirosis adalah permasalah yang sangat penting di dunia kesehatan Indonesia terutama di daerah rawan banjir.

Genangan air karena banjit di sekitar lingkungan rumah bisa saja menimbulkan penyakit leptospirosis. Setidaknya ada 435 kasus dan 62 berujung kepada kematian dari dari depkes.

Salah satu tindakan preventif yang bisa dilakukan oleh sebuah keluarga adalah dengan memberantas tikus di rumah. Kemudian usahakan selalu menghindari tikus yang berkeliaran dan tetap menjaga kebersihan.


Penyebab


Penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri leptospira dan termasuk salah satu penyakit zoonosis karena ditularkan melalui hewan atau binatang kepada manusia.





Dialah tikus melalui kotoran dan air kencingnya. Apalagi sekarang sedang musim hujan, tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan keluar untuk menyelamatkan diri.

Kotoran dan air kencingnya mengandung bakteri maka berpotensi terinfeksi dan akan jatuh menjadi sakit.

Untuk menghindarinya, maka ibu-ibu agar selalu mengingatkan anaknya atau anggota keluarganya agar tidak bermain air saat terjadi banjir atau kubungan air.




Gejala


1. Demam tinggi seperti DBD.
2. Sakit kepala.
3. Nyeri otot pada betis.
4. Mata merah atau kekuningan.
5. Batuk-batuk.
6. Sesak napas.
7. Nyeri dada.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenali Gejala Leptospirosis pada Wanita"

Post a Comment