Dampak Dari Kebiasaan Menggigit Kuku

Menggigit kuku ini biasanya terjadi pada anak-anak, namun tak menutup kemungkinan karena sudah menjadi kebiasaan, maka akan terbawa juga sampai usia dewasa.

Memang banyak alasan kenapa anak-anak sampai menggigit kuku. Mulai dari sekedar ingin tahu rasanya seperti apa, mengatasi kebosanan hingga untuk menutupi rasa takut pada dirinya.

Yang pasti, kebiasaan menggigit kuku ini disebut dengan istilah "Nervous Habit", yaitu suatu kebiasaan yang disebabkan oleh perasaan takut atau gelisah.






Namun celakanya, kebiasaan menggigit kuku ini kerap terbawa mulai dari balita hingga tumbuh menjadi dewasa.

Menurut para ahli kesehatan, menggigit kuku ini termasuk salah satu kebiasan yang kurang bagus, membahayakan kesehatan dan kurang sedap dipandang mata.

Kemudian apa saja dampak dari kebiasaan menggigit kuku ini? Simak penuturan berikut ini.

Dampak Dari Kebiasaan Menggigit Kuku


Menurut penelitian yang pernah dilakukan di negara Rusia, menyatakan bahwa kebiasaan menggigit kuku ini bisa mengganggu kecerdasan si kecil. Si kecil akan beresiko besar mengalami keracunan.

Salah satunya adalah keracunan timah yang seringkali menumpuk pada kuku ketika anak-anak bermain entah di dalam ruangan maupun di luar ruangan.






Paparan timah akan masuk ke dalam tubuh dan selanjutnya akan mempengaruhi perkembangan anak-anak termasuk intelegensinya.

Yang perlu dikhawatirkan lagi adalah jika kebiasaan menggigit kuku ini terus berlanjut, makan anak akan mengalami kerusakan sarafnya.


Selain itu, kebiasaan menggigit kuku dapat menyebabkan infeksi luka pada kuku sehingga membuat kuku menjadi tidak sehat.

Maka dari itu, penting kiranya peranan orangtua dalam membantu anak untuk mengatasi kebiasaan menggigit kuku tersebut. Sehingga bisa meminimalisir paparan timah dalam tubuh.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dampak Dari Kebiasaan Menggigit Kuku"

Post a Comment

Labels