6 Cara Agar Kandungan Gizi pada Makanan Tidak Cepat Hilang

Setiap makanan yang kita makan, haruslah mengandung gizi yang diperlukan oleh tubuh. Kalau tak ada gizinya atau tak ada manfaatnya buat tubuh, buat apa memakannya.

Gizi bisa didapat dari makhluk hidup entah hewan maupun binatang. Gizi yang seimbaang harus dikonsumsi oleh makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Makanan yang sudah lama disimpan atau salah dalam menyimpannya, atau pada saat mengolah tidak sesuai dengan cara yang tidak sesuai, bisa mengurangi gizi yang terkandung di dalamnya.

Di bawah ini ada beberapa tips cara menympan dan mengolah agar zat gizi makanan tetap optimal.





6 Cara Agar Kandungan Gizi pada Makanan Tidak Cepat Hilang


1. Kukus dan rebus makanan.

Dengan metode ini, bisa mempertahankan lebih banyak nutrisi. Memasak dengan air akan membantu menahan vitamin B dan C lebih banyak dibandingkan memasak dengan cara digoreng.

2. Jangan terlalu lama menyimpan makanan.

Maksimal hanya 3-4 hari saja karena kesegaran tidak akan mampu bertahan lama. Bila sayur sudah berubah warna dan berlubang, sebaiknya jangan digunakan lagi.




3. Makanan diolah juga bernutrisi.

Bisa mengonsumsi makanan dalam kemasan atau makanan beku.

4. Setelah dimasak, segeralah dikonsumsi.

Zat gizi dalam makanan yang sudah diolah akan cepat menurun pada waktu terpapar udara.

5. Kurang makanan dengan teknik bakar.

Karena bisa menyebabkan kanker. Jangan menyantap bagian yang gosong karena bagian itulah yang mengandung karsinogen yang menumpuk.

6. Hindari penggunaan minyak goreng lebih dari satu kali.

Panaskan kembali minyak goreng yang sudah pernah dipakai karena dapat memproduksi radikal bebas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "6 Cara Agar Kandungan Gizi pada Makanan Tidak Cepat Hilang"

Post a Comment

Labels