Hindari Memijat pada Area Gigitan Serangga

Bisa saja kita atau bahkan anak-anak secara tak sengaja melewati daerah tempat tingga serangga, misalnya saja tawon atau semut api yang kalau menggigit rasanya panas seperti terkena api.

Setelah gigitan terjadi, akan timbul bengkak atau benjolan yang berada di area gigitan serangga. Kulit menjadi berwarna kemerahan, nyeri dan gatal sekali.


Terkadang sengatnya ada yang tertinggal di lokasi gigitan dengan ditandai terlihatnya ujung sengat yang berwarna kehitaman yang menempel di kulit.

Terkadang ada juga seseorang yang alergi digigit serangga. Contohnya adalah orang Amerika dan Eropa yang berkulit putih. Biasanya mereka akan membekali diri dengan bekal suntikan adrenalin yang harus dibawa kemanapun dia pergi.





Ibarat sedia payung sebelum hujan, Mereka membawanya karena siapa tahu bertemu serangga di jalan dan digigitnya. Sebagai bentuk tindakan pertama, pertolongan pertama sebelum akhirnya pasien dibawa ke rumah sakit terdekat.

Hindari Memijat pada Area Gigitan Serangga


Segera perhatikan dengan seksama setelah anak disengat serangga, apakah ada sengatnya yang masih tertinggal di kulit?

Bila sengat serangga masih tertinggal di kulit, segera cabut dalam waktu 30 menit pertama agar tidak banyak racun yang masuk melalui sengat tersebut ke tubuh.



Kemudian lakukan garukan ringan dengan kuku jari Anda untuk membuang sengat dan kantung toksinnya.

Hindari memijat area gigitan dimana sengat masih tertancap. Karena gerakan ini bisa menyebabkan toksin keluar ke kulit. Cukup memberikan garukan ringan saja.

Setelah itu, segera tinggalkan area dimana serangga tersebut berada.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hindari Memijat pada Area Gigitan Serangga"

Post a Comment

Labels