4 Pertolongan Pertama pada Penderita Hiperventilasi

Apakah yang disebut dengan hiperventilasi?

Hiperventilasi adalah pernapasan berlebih yang disertai penurunan Pco2 dan alkalosis riperatorik. Hiperventilasi ini bisa diakibatkan oleh kecemasan yang mungkin disertai dengan histeria atau serangan panik.

Hal seperti ini sering tak disadari dan dapat mengakibatkan terjadinya kepekaan karbon dioksida dalam darah menjadi menurun. Di samping itu, PH dalam arteri pun menjadi meningkat dan menjadi alkalis.

Apa yang dapat menyebabkan hiperventilasi?

Hiperventilasi bisa disebabkan oleh masalah organik seperti pengaruh obat-obatan dan lesi dalam saraf pusat. Lebih dari itu, penyakit ini juga disebabkan oleh kebiasaan bernapas yang salah.

Penyebab Hiperventilasi


Kondisi ini biasanya juga disebabkan oleh adanya tekanan psikologis dan emosional sepert:

- Histeria.
- Takut yang berlebihan.
- Sedih yang berlebihan.
- Marah yang terlalu.

Dan penyebab yang teakhir inilah yang mempunyai peran utama dalam menyebabkan timbulnya hiperventilasi sehingga jika keduanya berkurang, maka hiperventilasi akan mereda dengan sendirinya.




Nah sekarang gejalanya. Apa saja gejala yang terjadi kalau seseorang mengalami hiperventilasi?

Gejala Hiperventilasi


Adapun gejala orang yang terserang hiperventilasi adalah:

- Sakit kepala.
- Dispnea.
- Sensasi kebas.
- Sendasi kesemutan.
- Berkunang-kunang.
- Nyeri dada.
- Palpitasi.
- Kadang-kadang sinkope.




4 Pertolongan Pertama pada Hiperventilasi


Bagaimana cara menolong penderita yang mengalami hiperventilasi? Simak ulasan berikut ini.

1. Tenangkan penderita.

Anda harus bisa menenangkan penderita. Ajaklah bicara dengan nada yang lembut. Hal ini bertujuan supaya penderita bisa sedikit demi sedikit keluar dari kungkungan stresnya.

2. Beri saran dan motivasi.

Jika penderita menceritakan permasalahnnya, dengarkanlah, beri saran dan motivasi.

3. Jika timbul kram.

Atau jari-jari menguncup, usahakan penderita bernapas dengan kantong kertas, yang bertujuan untuk meningkatkan kadar CO2 sehingga ph darah menjadi normal.

4. Sarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Pertolongan Pertama pada Penderita Hiperventilasi"

Post a Comment