4 Arti Warna dan Tekstur Darah Haid

Menstruasi atau haid adalah keluarnya darah dari rahim yang terjadi pada seorang wanita yang normal. Darah haid yang normal biasanya terjadi antara 21 hingga 35 hari sekali dalam jangka waktu dua hingga tujuh hari.

Apabila haidnya lebih dari tujuh hari, bisa dianggap tidak normal.

Ternyata warna darah haid bisa bermacam-macam, begitu juga dengan teksturnya. Ada yang bertekstur encer maupun menggumpal. Sedangkan warnanya bisa berwarna terang, kecoklatan bahkan ada pula yang berwarna hitam.


Setiap darah haid yang dikeluarkan wanita setiap bulannya tersebut memiliki warna serta tekstur yang berbeda-beda. Dan yang harus diwaspadai, warna dan tekstur ini bisa berhubungan dengan penyakit.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan warna darah haid yang tidak normal, juga teksturnya. Diantaranya adalah faktor stres yang teramat sangat sehingga menstruasi bisa mundur dan sebagainya.




4 Arti Warna dan Tekstur Darah Haid


Pada hari pertama menstruasi, biasanya darah berwarna merah dan jumlahnya juga tidak terlalu banyak, teksturnya agak tebak atau lebih padat.

1. Warna darah merah dan padat.

Ciri yang seperti ini menandakan bahwa darah baru saja dikeluarkan dari tubuh. Aliran darah yang terjadi pun cenderung ringan dan teratur.

2. Warna darah kecoklatan atau kehitaman.

Sedangkan pada hari kedua, mulai muncul warna merah kehitaman. Darah ini menandakan adanya aliran darah yang sudah lama disimpan dalam rahim dan baru saja keluar saat menstruasi. Biasanya darah yang seperti ini muncul setelah bangun dari tidur.

Jikalau warna darah kecoklatan atau kehitaman mendekati masa akhir menstruasi, maka tidak perlu khawatir. Kondisi ini normal terjadi ketika darah sudah lebih tua dan tubuh tidak dapat mengeluarkannya dengan cepat.



Selain itu, wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur, cenderung mengeluarkan darah haid yang demikian.

Malahan terkadang pula, ada juga yang warna darahnya kehitaman dengan tekstur menggumpal seperti daging. Bila terjadi seperti ini, maka segeralah lakukan pemeriksaan.

3. Warna darah merah hati.

Secara umum, darah haid yang normal adalah warna merah hati. Akan tetapi, dalam mengartikan pola warna darah haid itu sulit, karena bersifat sbyektifitas.

Mungkin bagi kita darah haid yang normal merah hati, namun bagi orang lain belum tentu sama.

4. Warna darah merah terang (seperti daging) dan tidak bertekstur cair.

Darah haid dengan ciri-ciri demikian, berarti tidak normal. Karena bisa jadi darah tersebut terjadi akibat adanya percampuran dengan cairan dari serviks.

Selin itu, darah haid yang seperti ini, bisa jadi menjadi salah satu indikasi adanya infeksi. Untuk memastikan, sebaiknya segera memeriksakan ke dokter.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Arti Warna dan Tekstur Darah Haid"

Post a Comment