Monday, June 30, 2014

Es Batu Bisa Digunakan untuk Diet

ANDA yang sedang melakukan program penurunan berat badan, mungkin ini kabar gembira bagi anda.

Karena menurut ahli gizi, es krim atau bahkan es batu dapat membantu menurunkan bobot tubuh anda.

Meskipun es krim tidak membantu anda menurunkan berat badan dengan cepat, tetapi es krim memiliki dampak yang cukup besar pada penurunan berat badan anda.


Menurut para ahli gizi, mengkonsumsi es pada dasarnya akan membuat metabolisme anda bekerja sedikit. Dengan panas tubuh manusia, seseorang akan mengeluarkan energi untuk mencairkan es dalam mulut.

"Sambil makan es anda mencapai dua tujuan yakni anda membakar kalori dan anda tidak mengkonsumsi kalori negatif," kata Gastroenterologist, Dr. Brian Weiner steers, seperti dilansir laman Fox News, Minggu (29/6).

Dengan perhitungan Weiner tampaknya tidak menjadi masalah jika anda mengkonsumsi 1 liter es per hari karena hal itu sama saja dengan anda membakar 160 kalori.

Tapi jangan salah, yang dimaksud es krim juga ternyata yang tidak disertai dressing, dalam hal ini seperti kacang-kacangan dan lainnya yang menyertai es krim.

Jika anda ingin membakar kalori dengan es, alangkah baiknya anda makan es krim polos tanpa kacang atau makan es batu. Disamping itu, anda juga tetap harus membatasi asupan harian kalori dan jumlah energi yang anda bakar setiap hari. Jika anda menjaga keseimbangan antara keduanya, maka penurunan berat badan menjadi tugas yang mudah.

sumber:
jpnn.com
Read More »»»

Jangan Berbuka Puasa Dengan Minum Teh Kopi, Bisa Dehidrasi

Waktu berbuka puasa seharusnya menjadi saat bagi tubuh untuk mendapatkan kembali energi dan cairan yang hilang setelah seharian berpuasa. Namun pemilihan jenis minuman ternyata juga berdampak pada proses rehidrasi tubuh.

Menurut dokter spesialis gizi klinik Saptawati Bardosono, minuman yang paling tepat untuk merehidrasi tubuh adalah air putih. Hanya saja, tidak sedikit pula orang yang lebih memilih berbuka dengan miuman dengan rasa, seperti teh atau kopi.

"Teh atau kopi sebenarnya juga terdiri dari air yang dapat menghidrasi tubuh. Tapi kandungan kafein di dalam kedua minuman itu bisa membuat tubuh semakin kekurangan cairan," kata staf pengajar di
Program
Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini dalam talkshow kesehatan puasa di Jakarta, belum lama ini.

Kafein merupakan zat yang bersifat diuretik atau dapat memicu buang air kecil. Sehingga saat minum minuman yang berkafein, kandungan airnya memang dapat menghidrasi, namun akan lebih cepat dikeluarkan kembali akibat sifat diuretik tadi.

Bahkan, seringkali cairan yang dikeluarkan malah lebih banyak daripada cairan yang dimasukan. Inilah mengapa, minum teh atau kopi dikatakan justru membuat tubuh bertambah dehidrasi dan tidak disarankan sebagai minuman yang diminum saat berbuka puasa.

Kalaupun mau minum teh atau kopi, maka seseorang perlu minum lebih banyak air untuk mengganti cairan yang keluar. Padahal jangka waktu setelah berbuka hingga tidur tidaklah panjang. Sehingga orang lebih mungkin untuk kekurangan cairan yang tidak sempat digantinya setelah banyak buang air kecil.

Karena itu, Saptawati menyarankan untuk berbuka dengan air putih. Tujuannya untuk membebaskan tubuh dari dehidrasi tanpa memberikan dampak diuretik. Setelahnya, buah-buahan manis seperti kurma diperlukan untuk mengganti kadar karbohidrat dalam tubuh yang sudah menurun setelah berpuasa seharian.

Jangan Berbuka Puasa Dengan Minum Teh Kopi, Bisa Dehidrasi

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Sunday, June 29, 2014

Kapan Minum Obat Penderita Diabetes Saat Puasa

Pada dasarnya mereka yang hidup bersama diabetes boleh berpuasa seperti biasa asalkan memperhatikan makanan yang diasup seperti biasa ketika berbuka atau sahur.

Di samping itu mereka juga tetap dianjurkan berolah raga. “Waktu yang terbaik untuk berolah raga adalah di sore hari sebelum berbuka puasa,” ungkap Dr. Asep. Pasalnya, bila berolah raga di pagi hari, dikhawatirkan mereka akan kena hipoglikemia. Karena olah raga di pagi hari mengambil cadangan energi yang diperlukan untuk beraktivitas seharian sebelum berbuka puasa.

Sedangkan diabetesi yang mengontrol diabetes dengan satu macam obat bisa tetap menunaikan ibadah puasa namun mereka harus memperhatikan waktu minum obat. Waktu yang dianjurkan minum obat adalah di sore hari untuk mengantisipasi makanan yang diasup ketika berbuka puasa sehingga kadar gula mereka tetap terkontrol.

“Jadi mereka yang biasa minum obat di pagi hari sebaiknya minum obat di sore hari,” sarannya. Kemudian obat yang biasa dikonsumsi siang hari sebaiknya diminum sesudah tarawih. Lalu sehabis makan sahur jangan lupa untuk minum obat lagi.

Untuk diabetesi yang mengontrol kadar gulanya dengan kombinasi obat oral, Dr. Asep menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menunaikan ibadah puasa. “Beberapa dari kombinasi obat oral itu ada perlu dihentikan supaya tidak terjadi hipoglikemia,” katanya. Sementara diabetesi yang mengontrol kadar gulanya dengan suntik isulin dapat berpuasa dengan menyesuaikan jadwal menyuntiknya.

Puasa paling sulit dilakukan oleh diabetesi yang mengontrol penyakitnya dengan beberapa macam obat plus insulin. “Mereka ini tergolong orang yang terlampau sensitif. Kalau makan terlampau sedikit bisa jadi malapetaka karena ancaman hipoglikemia,” paparnya. Sementara itu bila diabetesi jenis ini menghentikan konsumsi obat, kadar gula darahnya langsung naik. Sedangkan bila tidak, kadar gula darahnya terlampau rendah.

Terakhir, ia menyarankan diabetesi untuk mendahulukan buka puasa. “Segera berbuka puasa setelah tiba waktunya. Sedangkan lakukan makan sahur menjelang waktu imsak agar cadangan energi yang tersedia cukup untuk beraktivitas seharian,” ujarnya. Tentu diabetesi tidak boleh melupakan diet yang telah ditentukan untuknya.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

5 Khasiat Minum Kopi Sebelum Berolahraga

Peneliti mengatakan, dosis yang dibutuhkan untuk menghasilkan dampak tersebut adalah 4,5 miligram kafein per kilogram berat badan.

Sehingga bagi wanita dengan berat badan 68 kilogram, kira-kira membutuhkan 300 mg kafein atau sekitar 355 mililiter kopi seduh.
Selain membantu tubuh untuk membakar lemak lebih banyak, kopi juga diketahui dapat memberikan beberapa keuntungan lainnya. Berikut di antaranya.


5 Khasiat Minum Kopi Sebelum Berolahraga

1. Memperbaiki sirkulasi
Baru-baru ini, penelitian asal Jepang mempelajari efek kopi pada sistem sirkulasi pada orang yang tidak terbiasa minum kopi. Setiap peserta diminta minum 148 ml kopi baik yang biasa maupun yang ditambah kafein. Kemudian peneliti menghitung aliran darah pada tubuh masing-masing peserta. Ternyata peserta yang minum kopi yang diperkaya kafein memiliki aliran darah lebih cepat 30 persen selama 75 menit dibandingkan peserta lainnya.

2. Lebih sedikit nyeri
Peneliti dari University of Illinois menemukan, mengonsumsi kafein yang sama dengan dua hingga tiga kali cangkir kopi satu jam sebelum berolahraga akan mengurangi nyeri otot pascaolahraga intensitas tinggi. Kafein bekerja untuk mendorong otot lebih kuat selama berolahraga sehingga kekuatan dan ketahanan otot pun menjadi lebih baik.

3. Ingatan lebih baik
Studi yang dipublikasi dalam Johns Hopkins University menemukan, kafein mampu meningkatkan ingatan hingga 24 jam setelah dikonsumsi. Dalam olahraga, ingatan yang baik juga diperlukan untuk mengingat gerakan tertentu.

4. Menjaga otot awet muda
Peneliti asal Coventry University menemukan kekuatan otot menurun karena penuaan. Namun ternyata dalam moderasi, konsumsi kafein dapat membantu mengurangi cedera otot karena penuaan saat berolahraga.

5. Otot lebih bertenaga
Studi baru dalam Journal of Applied Physiology menemukan, sedikit kafein sesudah olahraga juga dapat bermanfaatkan, khususnya untuk menjaga daya tahan orang yang berlatih setiap hari, seperti atlet.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Saturday, June 28, 2014

Mata Minus Bisa Kembali Normal

Teknologi lasik (laser-assisted in-situ keratomileusis) seringkali menjadi andalan bagi orang yang tak ingin memakai kacamata. Kerap kita mendengar, mata yang minus, silinder, atau plus sekalipun dapat kembali nol berkat menjalani operasi lasik.

Namun ketika minus yang diderita sudah sangat tinggi, misalnya minus sembilan atau lebih dari 10, apakah teknologi lasik mampu membuatnya nol kembali?

Menurut dokter spesialis mata dari Jakarta Eye Center Setiyo Budi Riyanto, kemampuan operasi lasik untuk membuat nol kembali gangguan refraksi pada mata tergantung pada teknologinya.



"Semakin canggih teknologi lasik yang digunakan, semakin bisa memulihkan gangguan refraksi pada mata," ujarnya kepada Kompas Health, Kamis (26/6/2014) di Jakarta.


Kecanggihan teknologi lasik berhubungan dengan kemampuan menurunkan besarnya minus pada mata karena semakin canggih alat, semakin sedikit kornea mata yang dikikis. Artinya, semakin besar penurunan gangguan refraksi yang bisa dilakukan.

Gangguan refraksi merupakan gangguan anatomi mata yang membuat cahaya yang masuk ke mata tidak diteruskan tepat pada titik fokus. Inilah yang membuat penglihatan menjadi tidak fokus.

Sementara, operasi lasik pada prinsipnya mengikis kornea atau bagian terluar dari bola mata agar cahaya yang masuk ke mata tepat tiba di titik fokus. Semakin canggih teknologi lasik yang digunakan, semakin tipis kornea yang dikikis untuk mengurangi gangguan refraksi.





"Dengan teknologi yang lama, untuk mengurangi minus satu membutuhkan pemotongan hingga 20 mikron, sekarang hanya sekitar enam sampai 10 mikron saja," kata dia.

Kornea mata manusia rata-rata memiliki ketebalan sekitar 500 mikron. Saat dilasik, kornea perlu dibuat sayatan sedalam 110 mikron dan perlu disisakan 250 mikron. Berarti, "sisa" kornea yang bisa dikikis yaitu 140 mikron.

Misalnya, seseorang dengan minus sembilan tidak bisa menjadi pulih total dengan pemotongan 20 mikron untuk setiap minus yang dimiliki. Sementara, akan berbeda hasilnya jika pengurangan satu minus setara dengan pemotongan 6-10 mikron.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Friday, June 27, 2014

7 Sayuran Anti Oksidan

Lebih dari empat ribu unsur dalam sayur berfungsi sebagai antioksidan.

Namun, sayur yang memiliki Oxygen Radical Absorbence Capacity atau ORAC lebih tinggi, membuat tubuh lebih banyak menyerap anti-oksidannya.

Dalam bukunya berjudul Keajaiban Antioksidan, Priska Siagian menyebutkan sejumlah sayur super yang memiliki ORAC tinggi. Selain perlu lebih rajin mengonsumsinya, cara menikmati sayuran ini juga penting diperhatikan agar khasiatnya tidak hilang.

7 Sayuran Anti Oksidan


1. Bayam.
Bayam mengandung lutein tinggi. Lutein adalah antioksidan yang memberi warna atau pigmen pada makula mata. Tanpa lutein, mata tidak dapat menangkap warna yang dipantulkan dari cahaya pada benda yang dilihat.

Penelitian membuktikan, orang yang sering mengonsumsi bayam akan sedikit mengalami gangguan mata seperti degenerasi macula dan katarak. Lutein melindungi retina mata dari paparan sinar matahari dan radikal bebas yang dapat merusak mata.

Agar manfaat antioksidan pada bayam berfungsi optimal pada tubuh, sebaiknya buat tumisan atau sayur bening. Untuk menumis bayam, gunakan minyak zaitun.

2. Bawang putih.
Kandungan sulfur pada bawang putih membuat aromanya khas cenderung menyengat. Aroma menyengat ini punya fungsi melawan penyakit. Zat sulfur pada bawang putih bisa mengendalikan tekanan darah dan radikal bebas di dalam pembuluh darah yang dapat menyebabkan pembekuan darah. Bahkan antioksidan yang ada di dalam bawang putih juga dapat menghalau berbagai jamur dari dalam tubuh.



Cara paling tepat untuk menikmati semua manfaat bawang putih adaha dengan memanggangnya. Dengan begitu, khasiat antioksidan pada bawang putih juga tidak menghilang akibat pengolahan yang salah.

3. Tomat.
Tomat mengandung banyak antioksidan. Tak heran jika tomat bisa menekan banyak risiko gangguan kesehatan seperti gangguan mata, paru-paru, usus, payudara, hingga prostat. Kandungan antioksidan yang paling banyak ditemui dalam tomat adalah likopen, keluarga karotenoid dan betakaroten yang bertugas melindungi mata. Dalam tomat juga terdapat glutation yang membantu membentuk sistem pertahanan imunitas terbaik.

Khusus untuk tomat, cara ideal menikmatinya adalah dengan menggorengnya. Manfaat likopen pada tomat akan lebih optimal jika sayuran ini dipanaskan menggunakan minyak. Mengapa? Karena likopen larut lemak sehingga dengan menambah minyak dalam pengolahannya akan memudahkan penyerapan. Meski begitu pemilihan minyak harus tepat, di antaranya minyak zaitun atau bekatul agar kadar kolesterol tetap aman.

4. Wortel.
Wortel kaya karotenoid yang dapat melindungi sel mata dari radikal bebas. Sayuran ini juga bisa melindungi tenggorokan, paru-paru, jantung, payudara, dan usus dari sel kanker.

Cara mengolah wortel juga menentukan kualitas antioksidan di dalamnya. Alih-alih mengonsumsi wortel mentah, sebaiknya rebus wortel sebelum menikmatinya. Penelitian membuktikan, wortel yang direbus memiliki kandungan antioksidan tinggi dibanding yang mentah. Proses pemanasan wortel justru mengaktifkan rantai antioksidan.

5. Daun bawang.
Daun bawang punya banyak khasiat dengan kandungan sulfur di dalamnya, selain flavonoid yang merupakan zat pewarna hijau pada tumbuhan.

Sayuran beraroma kuat ini juga kaya vitamin C. Dalam 1,8 ons daun bawang terdapat 2,18 mg vitamin C. Menurut National of Health Institute, Amerika Serikat, jumlah ini telah memenuhi 3,63 persen kebutuhan vitamin C satu hari.

Kandungan antioksidan pada daun bawang tidak hanya disumbangkan dari vitamin C tapi juga vitamin B kompleks dan vitamin A. Rutin mengonsumsi daun bawang bisa melindungi tubuh dari gangguan pembuluh darah dan menjaga gula darah tetap stabil.

Cara mengolah daun bawang, seperti sayuran mengandung allium lainnya, adalah dengan segera masukkan ke dalam masakah lima menit setelah dipotong kecil. Tujuannya, agar semua bahan aktif dalam daun bawang tidak terbuang akibat teroksidasi. Pilih daun bawang berwarna hijau pekat dan batang putih.

6. Bok choy.Bok choy merupakan golongan kol dengan kandungan vitamin A, C, dan kalsium yang sangat tinggi. Dalam bok choy juga terdapat indole dan thiol yang merupakan enzim pembentuk antioksidan. Keduanya bersama sulfur dalam bok choy melindungi tubuh dari kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Indole dan thiol dalam bok choy membantu tubuh dalam proses metabolisme estrogen.

Agar manfaat bok choy tidak hilang, jangan masak bok choy terlalu matang karena bisa menghancurkan indole dan thiol. Cukup masak hingga setengah matang dengan panas rendah agar antioksidan dan vitamin di dalam bok choy tetap terjaga.

7. Asparagus.
Menurut National Cancer Institute di Amerika Serikat, asparagus adalah tumbuhan paling banyak mengandung glutation yang merupakan enzim pembentuk antioksidan. Bisa dipastikan asparagus ampuh melawan sel kanker.

Asparagus juga berkalori rendah. Per 150 gram asparagus hanya terdapat 20 kalori. Tak hanya itu, asparagus juga berkhasiat untuk saluran pencernaan. Di dalam sayuran ini terdapat salah satu bentuk karbohidrat bernama inulin. Sistem pencernaan tidak mengolah inulin, sehingga inulin menjadi bahan makanan bakteri baik di usus. Dengan begitu, bakteri baik berkembang biak dengan cepat. Dampaknya sistem kekebalan tubuh semakin kuat.

Asparagus bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, kukus, rebus, panggang, bahkan dimakan mentah. Namun pastikan pucuknya tidak rusak karena di bagian inilah terdapat banyak asam folat yang mencegah dari gangguan kardiovaskular.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

3 Macam Detoks

Prinsipnya ada 3 jenis detoks, yakni detoksifikasi untuk keracunan alkohol, detoksifikasi untuk keracunan obat, bisa ular atau racun lain, dan detoksifikasi untuk masalah metabolisme.

3 Macam Detoks

1. Detoksifikasi untuk keracunan alkohol

Muntah adalah tindakan awal untuk melakukan pengurangan kadar alkohol, akan tetapi harus dibantu dengan pemberian cairan elektrolit guna mengatasi kekurangan cairan tubuh. Setelah itu dokter akan memberikan obat-obatan lain untuk membantu proses pembuangan alkohol dari liver.


2. Detoksifikasi untuk keracunan obat, bisa ular atau racun lain

Untuk sengatan bisa ular, misalnya dokter akan memberikan
- Suntikan penisilin kristal sebanyak 2 juta unit secara intramuskular
- Obat sedasi atau analgesik untuk menghilangkan rasa takut cepat mati/panik
- Serum antibisa. Karena bisa ular sebagian besar terdiri dari protein maka sifatnya adalah antigenik sehingga dapat dibuat dari serum kuda.

3. Detoksifikasi untuk metabolisme

Bisa menggunakan materi yang kaya akan glutahione, seperti avokad atau asparagus, untuk membantu proses detoksifikasi liver. Bisa juga menggunakan daun cilantro atau daun ketumbar untuk melakukan detoksifikasi merkuri, atau menggunakan sayuran organik aloe vera untuk detoksifikasi tinja di usus.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Thursday, June 26, 2014

Obat Herbal Hipertensi dan Asam Urat dari Pemerintah

Hasil uji klinis di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu, menunjukkan jamu racikan bisa mengobati hipertensi dan asam urat.

Hasil riset ini semakin menguatkan bukti empiris mengenai khasiat jamu untuk mengobati penyakit.

Jamu racikan untuk mengobati hipertensi dan asam urat ini terbuat dari 14 tanaman. Tiga bahan alam utama, yakni temu lawak, kunyit dan meniran terdapat dalam formula untuk masing-masing penyakit tersebut, namun tambahan tanaman lainnya tak selalu sama.


Menurut Ir Yuli Widiastuti, MKes, Peneliti Senior B2P2TOOT Kementerian Kesehatan RI, racikan jamu tersebut memiliki efikasi setara dengan obat modern, untuk hipertensi dan asam urat.

"Target Kementerian Kesehatan, pada 2015, dua puskesmas di setiap kabupaten punya pusat pelayanan jamu untuk melayani kebutuhan akan obat herbal ini," ungkapnya di sela pembukaan pameran herbal di Central Park Mall, Jakarta.

Uji klinis obat herbal ini berlangsung dua bulan pada 2012 lalu, melibatkan 30 responden per kasus. Sebanyak 30 pasien hipertensi dibagi dalam dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi jamu racikan selama dua bulan, satunya lagi mengonsumsi obat standar. Hal yang sama juga dilakukan pada pasien asam urat dengan jumlah responden yang sama.

"Respons bisa berbeda satu pasien dengan pasien lainnya. Namun hasilnya positif. Riset ini dilakukan melalui tahapan, mulai dengan bukti empiris yang teruji secara turun temurun di masyarakat, lalu uji pada hewan yang terbukti aman dan berkhasiat, lalu uji klinis ini," ungkapnya.

Menurut Yuli, akan ada uji klinis lanjutan untuk penyakit lainnya terutama sindrom metabolik (kombinasi dari gangguan medis yang meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes), juga untuk pelangsing.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Wednesday, June 25, 2014

9 Alasan Rokok Berbahaya Beserta Penjelasannya

Catatan sejarah menunjukkan, rokok sudah ditemukan sejak abad ke-16.

Kebiasaan merokok lalu menyebar ke seluruh dunia. Akan tetapi, penelitian menunjukkan bahwa rokok pada era modern ini lebih berbahaya dibanding rokok pada masa 50 tahun lalu.

Kampanye terbaru Tobacco-Free Kids menyebarkan infografis yang menunjukkan perubahan komposisi dan desain rokok dalam lima dekade terakhir.

Setidaknya ada 9 alasan mengapa rokok kini lebih menyebabkan kecanduan, lebih berbahaya, dan lebih menarik bagi anak dan remaja.


9 Alasan Rokok Berbahaya Beserta Penjelasannya

1. Bronkodilator
Perusahaan rokok kini menambahkan bronkodilator, zat yang sebenarnya bekerja memperlebar luas permukaan bronkus pada paru. Akibatnya zat kimia dalam rokok lebih mudah masuk ke paru.

2. Tambahan nikotin
Perusahaan rokok mengontrol jumlah nikotin yang terkandung dalam rokok sehingga efek kecanduannya meningkat.

3. Perasa
Penambahan zat perasa seperti liquorice dan cokelat akan membuat rokok lebih menarik untuk dicoba, terutama bagi anak dan remaja.

4. Nitrosamine
Beberapa jenis rokok dibuat dari tembakau yang dicampur sehingga mengandung nitrosamine lebih tinggi. Zat ini ternyata juga bisa memicu kanker.

5. Amonia
Penambahan amonia akan meningkatkan kecepatan nikotin mencapai otak.

6. Mentol
Rasa mentol akan membuat tenggorokan lebih dingin, sekaligus mengurangi iritasi sehingga merokok pun lebih terasa enak.

7. Filter
Lubang ventilasi pada filter rokok membuat perokok bisa menghirup lebih dalam. Akan tetapi, efeknya, zat-zat karsinogen lebih dalam masuk ke paru.

8. Gula dan asetildehide
Tambahan gula membuat tembakau lebih mudah diisap. Selain itu, zat asetildehide akan meningkatkan efek adiksi nikotin.

9. Asam levulinic
Penambahan asam organik ini akan mengurangi efek keras nikotin sehingga merokok pun tak terlalu membuat iritasi.

Kandungan zat-zat ini membuat rokok kini lebih berisiko kanker dan penyakit paru obstruktif kronik dibandingkan pada era tahun 1964.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Sunday, June 22, 2014

5 Makanan Membuat Gigi Bisa Jadi Putih

Gigi putih berkilau tentu akan membuat senyum makin makin menawan.

Sayangnya, kebiasaan konsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti kopi atau teh hitam, bisa menghilangkan warna putih alami gigi.

Kendati bisa berubah warna menjadi kecoklatan, bukan berarti tak ada cara untuk kembali mendapatkan gigi yang putih. Saat ini banyak pilihan prosedur pemutihan gigi di klinik, namun ada pula cara yang lebih alami yang memberikan dampak serupa.

Dokter gigi asal Beverly Hills, Harold Katz, mengatakan, makanan-makanan tertentu dapat membantu memutihkan gigi, antara lain cokelat hitam, teh hijau, dan stroberi.

Dan untuk mendapat hasil yang terbaik,
maka makanan-makanan itu perlu dimakan pertama kali setelah bangun tidur di pagi hari. Karena saat itulah plak pada gigi paling menumpuk selama tidur malam.

Berikut penjelasannya, kenapa makanan-makanan itu membantu gigi menjadi lebih putih.

5 Makanan Membuat Gigi Bisa Jadi Putih

1. Cokelat hitam
Makanan ini mengandung teobromin, bubuk pahit yang membantu menguatkan enamel di permukaan gigi. Enamel gigi yang kuat ternyata dapat membantu mencegah perubahan warna gigi. Namun ini hanya berlaku untuk cokelat hitam saja, tidak untuk tipe cokelat lainnya.

2. Teh hijau

Teh hijau mengandung tanin yang mencegah perubahan warna gigi. Tanin bekerja dengan menyulitkan bakteri untuk menempel pada gigi. Artinya, tanin juga mengurangi bau napas yang tak sedap.

3. Stroberi

Buah satu ini mengandung asam malat yang mampu membersihkan warna kecoklatan pada gigi. Mencampurkan stroberi dengan baking soda dapat menjadi produk pemutih gigi yang alami.

4. Keju
Masih sedikit orang yang mengetahui makanan satu ini dapat meningkatkan kadar pH pada mulut sehingga mengurangi keasaman pada mulut. Dengan kata lain, risiko perubahan warna dan erosi gigi pun akan menurun. Kalsium pada keju juga mampu menguatkan gigi.

5. Kacang-kacangan, biji-bijian, apel, dan pear
Makanan yang bersifat renyah seperti kacang-kacang, biji-bijian, apel, dan pear mampu membantu mengikis plak dan substansi yang mengubah warna gigi. Tekstur makanan yang kasar juga mampu menguatkan gusi sehingga menurunkan risiko penyakit gusi.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Saturday, June 21, 2014

Awas Bahaya dari Gigi Bengkak

INFEKSI pada gigi memang sangat mengganggu.

Imbasnya, bisa terjadi pembengkakan dan penumpukan nanah, yang pada gilirannya merangsang saraf gigi tersebut. Itu cukup membuat penderita mengerang kesakitan. Atau setidaknya merasa sangat tidak nyaman. Sering kali ketika dibiarkan, sakit tersebut hilang. Namun, itu tidak berarti sembuh. Bisa saja saraf yang terganggu tersebut malah mati.

Sakit yang hilang itu merupakan tanda bekerjanya obat pereda nyeri. Tetapi, telah terjadi infeksi semakin parah yang selanjutnya dapat mengancam kesehatan. Infeksi tersebut bisa menyebar ke tempat lain di tubuh seperti tulang rahang atau leher. Dengan alasan itulah, sakit gigi jangan sekali-sekali diremehkan. Begitu terasa ada gangguan, pasien segera berkonsultasi dengan dokter.


Beberapa hal dapat menjadi penyebab infeksi. Namun, paling berperan adalah rendahnya higienitas gigi. Membiarkan karang gigi dan menyepelekan kebersihan gigi membuat bakteri yang masuk melalui mulut berkembang pesat. ’’Beberapa perawatan pengobatan juga bisa mengakibatkan bengkak gigi. Misalnya, kemoterapi,’’ ujar dokter yang berpraktik di salah satu klinik di Surabaya tersebut.





Yang juga perlu diperhatikan adalah gigi patah atau rusak karena insiden. Akibatnya, rentan terjadi infeksi. Saat gigi bengkak, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyembuhkan sakitnya. Konsumsi obat pereda nyeri. Tetapi, ingat, itu bukan akhir. Masih ada infeksi. Sebagai pengurang rasa tidak nyaman, berkumur dengan air garam hangat.

Selanjutnya, pasien langsung pergi ke dokter gigi. Dokter akan menentukan jenis infeksi yang menyerang dan kemudian meresepkan antibiotik yang dapat membunuh kuman penyebab bengkak. Dokter juga bisa membuat luka kecil di daerah terinfeksi untuk pembersihan. Jika infeksi telah menyebar ke bagian bawah mulut atau ke daerah leher, perlu dilakukan operasi.

Sebisa mungkin dokter mengangkat penyebab bengkak. Jadi, sakit serupa tidak terulang lagi. Pada saat itulah, kadang proses cabut gigi dilakukan. Dalam kasus ekstrem, infeksi bisa menyebar di ke seluruh tubuh dan menghambat aliran darah, bahkan mengancam kematian. Sakit gigi ya perginya ke dokter gigi. Agar tahu penyebabnya apa. Kalau sakitnya dibiarkan, infeksi bisa terjadi dan itu akan terus berkembang.




Yusuf menyarankan sebisa mungkin menghindarkan gigi dari lubang. Sejak kecil, usahakan tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Dampak lanjutan dari tidak telatennya menjaga gigi tersebut sangat beragam. Salah satunya adalah nyeri gigi.

Menurut dokter Yusuf, nyeri gigi dibagi dua. Yakni, nyeri karena saraf atau bukan. Nyeri yang tiba-tiba datang pada malam hari dan sakitnya tidak bisa berhenti bisa jadi disebabkan saraf gigi.

Yang kedua, sakit yang muncul karena rangsangan pada gigi. Misalnya, abis makan atau minum. Nyeri itu terjadi lantaran makanan mengenai bagian yang sensitif dan belum sampai ke saraf. Kadang abis gosok gigi, nyerinya hilang. Atau saat lidah menyentuh gigi yang lubang. Kasus itu termasuk sakit yang bisa hilang jika gigi ditambal.

sumber:
jpnn.com
Read More »»»

Thursday, June 19, 2014

Kandungan Khasiat Air Kelapa Hijau

Air kelapa yang berasal dari kelapa hijau muda merupakan minuman yang kaya potasium dan antioksidan.

Para ahli gizi mengatakan, minuman ini lebih baik dibandingkan dengan sport drink.

Jika dibandingkan dengan minuman bersoda atau bahkan sport drink, air kelapa relatif lebih rendah kalori dan juga gula. Air kelapa juga menjadi sumber potasium, mengandung sedikit sodium, magnesium, kalsium, dan juga fosfor.

Kendati demikian, untuk menghilangkan dahaga, tetap disarankan untuk mengonsumsi air putih. "Sumber terbaik untuk hidrasi tubuh tetaplah air. Sedangkan air kelapa merupakan minuman alternatif," kata Allison Massey, ahli gizi terdaftar seperti dikutip Live Science.

Penelitian menunjukkan, dalam 355 ml air kelapa, terkandung potasium yang lebih tinggi dibanding pada pisang. Air kelapa juga memiliki potasium yang lebih banyak dibanding sport drink seperti Gatorede atau Powerade.

Potasium dibutuhkan untuk mencegah kram otot yang terkadang muncul setelah olahraga. Air kelapa juga cocok untuk menghidrasi tubuh setelah kita melakukan olahraga tertentu.

"Itu tergantung pada individu, intensitas dan juga durasi olahraganya. Tapi secara umum, jika olahraganya kurang dari 60 menit, air adalah sumber terbaik untuk hidrasi," kata Massey.

Sementara itu olahraga berat yang menghasilkan banyak keringat, sport drink mungkin lebih baik ketimbang air kelapa karena lebih efektif untuk mengganti elektrolit yang hilang. Kandungan sodium dalam air kelapa hanya 400 mg/liter, sedang pada sport drink ada 600 mg/liter mineral.

Walau tidak mengandung gula, tetapi kadar kalori dalam air kelapa kemasan cukup tinggi, yakni 40 kalori per 251 ml. Memang dibanding dengan minuman bersoda yang tinggi kalori dan gula, air kelapa lebih baik. Tapi, sebaiknya hanya konsumsi air kelapa sesekali.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Wednesday, June 18, 2014

2 Cara Efektif Redakan Cegukan

Hampir setiap orang pernah mengalami cegukan.

Kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya, namun cukup memalukan untuk mengalami cegukan di saat Anda harus menghadapi pertemuan penting atau berada di keramaian bukan?

Sayangnya, cegukan seringkali datang tiba-tiba tanpa diduga. Itulah kenapa Anda perlu mengetahui cara untuk menghentikannya dengan segera.

Cegukan sejatinya terjadi saat ketika diafragma, otot di dasar paru-paru, mengalami kejang. Kekejangan itu menyebabkan pita suara menutup dengan cepat dan terdengarlah suara keras cegukan.

Salah satu cara yang paling efektif
untuk menghentikan cegukan adalah dengan menelan satu sendok gula. Ini karena saat menelan gula yang lengket, irama bernapasan akan berubah sehingga cegukan pun akan berhenti. Sensasi manis yang ditimbulkan dari gula juga dapat membuat cegukan berhenti.

Selain itu, tak jarang saat cegukan datang, orang di sekitar mengagetkan Anda untuk menghentikannya. Upaya itu ternyata bukan hanya mitos, karena pada dasarnya kejutan dapat mengagetkan saraf vagus dan cegukan pun terhenti. Kejutan juga dapat mengalihkan perhatian Anda artinya sistem saraf juga terdistraksi.

Cara lain
yang bisa digunakan adalah menjulurkan lidah sepanjang-panjangnya untuk merangsang tenggorokan yang berhubungan dengan saluran hidung untuk menghentikan cegukan. Menutup telinga dengan jari, menahan napas, dan minum air tanpa bernapas juga membantu mengatasinya dengan cepat.

Menurut kompas.com begitu, tapi admin sendiri sudah mencobanya namun tetap saja masih cegukan.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Tuesday, June 17, 2014

Kenapa Susah Berhenti Merokok

Banyak cara untuk berhenti merokok.

Ada orang yang setelah diminta kekasihnya untuk meninggalkan kebiasaan buruknya langsung bisa berhenti. Ada yang setelah membaca artikel bahaya rokok lalu bertahap mengurangi rokoknya dan sukses. Tapi ada banyak orang yang tak bisa berhenti.

Para ilmuwan kini semakin memahami mengapa ada sebagian orang yang tidak bisa berhenti merokok. Hal itu ternyata tak bukan karena kurangnya niat, tapi berkaitan dengan aktivitas di otak.

Kesimpulan itu didapat setelah para peneliti mengamati aktivitas otak pada perokok yang dilarang merokok menggunakan pemindaian MRI.

Ada 44 perokok yang dipindai otaknya. Mereka berusia 18-45 tahun dan merokok rata-rata 10 batang setiap hari dalam 12 bulan terakhir. Para partisipan ini diminta untuk puasa rokok selama 12 jam sebelum pemindaian.

Para peneliti memindai otak mereka untuk melihat responnya pada tawaran uang jika mereka mau berhenti merokok.

Mereka menemukan bahwa yang memperlihatkan respon paling lemah pada bagian otak yang mengatur ganjaran adalah yang paling tidak mau berhenti merokok, bahkan jika ditawarkan hadiah uang. Rasa kenikmatan yang dihasilkan dari nikotin ternyata lebih kuat dibanding tawaran uang.

Nikotin memang bisa menjerat pemakainya. Kecanduan nikotin juga lebih sulit dihilangkan dibandingkan dengan heroin atau kokain. Begitu Anda menghirup rokok, dalam waktu 10 detik nikotin sudah memasuki otak. Di otak nikotin akan meningkatkan produksi neurotransmiter dopamin, yaitu zat yang mengatur gerakan, motivasi, emosi, serta kenikmatan.

Sayangnya, efek nikotin cepat menghilang secepat ia menyerang. Ini berarti Anda harus terus mengisap lebih banyak untuk mendapatkan rasa nikmatnya. Nikotin juga mudah menimbulkan rasa ketergantungan yang kuat.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Batita Mengisap Jempol Masih Wajar

MENGISAP jempol seperti kebiasaan yang natural.

Mengisap ibu jari ini seperti menjadi ritual favorit bayi lima tahun (balita). Sebelum belajar memegang atau mampu meraih benda, bayi lebih dulu belajar memegang tangan. Refleks, bayi memahami bahwa jempol serasa seperti puting susu ibu. “Perasaan tenang yang didapatkan bayi membuatnya terbiasa mengisap jempol agar bisa tertidur.

Mengisap ibu jari merupakan fakta wajar bagi bayi berusia di bawah setahun. Sedikit demi sedikit, kebiasaan mengisap ini akan ditinggalkan. Umumnya akan berhenti sama sekali saat anak berusia lebih dari tiga tahun.


Yanti menerangkan, setiap bayi normal pasti akan melakukan isap jempol. Bayi mengisap jempol bisa karena dorongan psikologis; lapar atau haus.

Tapi, orangtua sering merasa risih dengan kebiasaan isap jempol si kecil. Sehingga memberikan empeng sebagai alternatif. Dengan tujuan kebiasaan mengisap jempol bisa berhenti. Padahal, tegas Yanti, pemberian empeng merupakan cara yang kurang tepat untuk menghentikan kebiasaan isap jempol. Empeng bisa menyebabkan kembung bayi hingga perkembangan rahang yang kurang baik.

Apalagi jika membiarkan mengisap empeng sampai tidur. Hal aman yang bisa dilakukan untuk mengurangi kebiasaan dengan cara mengajarkan kebiasaan, responsif. Ketika bayi mulai menangis karena rasa haus, Bunda bisa segera menyusui atau memberikan susu sesuai takaran. Mengatur jadwal minum air susu ibu teratur membuat si kecil terhadap dari kebiasaan mengisap jempol.

Sebab, kebutuhan oral bayi terpenuhi dengan minum susu. Bisa juga dengan mengalihkan dengan cara memegang tangan anak dan mengelusnya. Atau berikan teether yang bisa ia gigit sebagai pengganti jempol.

“Jadi tidak perlu memaksakan bayi berhenti mengisap jari. Apalagi sampai menarik paksa jari keluar dari mulut bayi. Ini dapat menimbulkan rasa frustasi pada si kecil, tangis yang tidak berhenti, dan sulit untuk tidur,” kata psikolog Rock Ministries, Balikpapan ini.

Mengisap jempol sampai usia 3 tahun itu masih wajar, selebihnya itu baru bermasalah. Jangan sampai ini akan menjadi kebiasaan yang terbawa hingga besar nanti.

sumber:
jpnn.com
Read More »»»

Monday, June 16, 2014

Lansia Juga Perlu Vaksinasi

Seratusan wanita yang terdiri dari ibu rumah tangga dan ibu pekerja ini asyik mendengarkan pentingnya vaksinasi bagi manusia.

Terutama bagi bayi, serta apa saja anggapan keliru yang sering terjadi di masyarakat, sehingga menolak untuk memberikan vaksinasi kepada anaknya, termasuk pula anggapan keliru bahwa VAKSINASI itu hanya penting bagi anak-anak saja.

Di hadapan 130 peserta, Founder Rumah Vaksinasi dr. Piprim B Yanuarso menjelaskan bahwa ada anggapan keliru dari masyarakat bahwa vaksinasi itu, hanya dibutuhkan oleh bayi saja, padahal kata dia mulai dari bayi hingga lansia, perlu diberikan vaksinasi sesuai dengan jadwal vaksinasinya kapan harus diberikan, dan vaksinasi apa.

Ada jadwal vaksinasi untuk orang dewasa, hanya saja belum populer, dianggap vaksinasi itu untuk anak-anak, padahal sangat penting, di antaranya ada vaksin yang bisa mencegah cacatnya janin dan vaksin juga penting untuk menunjang produktifitas bekerja.

Sementara itu, lanjut dia dari 14 vaksin itu ada dua atau tiga vaksin yang memang menggunakan enzim babi, tetapi hanya bersinggungan saja, bukan terkandung secara langsung.

Yang pake enzim babi, itu hanya bersinggungan saja, bukan dikandung secara langsung. Setelah diproses, enzim yang bersinggungan tersebut dicuci bersih sehingga menjadi tidak ada.

Bukannya seperti membuat nasi goreng yang dicampurkan lemak babi tetapi dia ibarat seperti air pam. Dulu airnya nggak karuan tapi diolah kemudian menjadi halal untuk diminum. Jadi, jangan terpengaruh dengan isu yang bertanggung jawab, cerdas memilah isu.

sumber:
jpnn.com
segiempat.com
Read More »»»

Dampak Radiasi Ponsel Terhadap Otak Bayi

Meski bayi belum bisa menggunakan ponsel, tetapi paparan ponsel yang digunakan orang lain didekatnya ternyata berdampak buruk pada perkembangan otaknya.

Terutama pada bayi berusia kurang dari 6 bulan.

Di usia 0-6 bulan, otak bayi sedang pesat berkembang. "Bukan hanya sel-sel dan kabelnya saja, tapi perkembangan otaknya juga dipengaruhi oleh sistem kelistrikan otak. Radiasi ponsel bisa mengganggu proses ini," kata dr.Ahmad Suryawan, Sp.A (K), dalam workshop bertema Managing Nutrition for Children to Embrace the New Parenting Trends yang diadakan FrieslandCampina di Denpasar, Bali (14/6/14).

Dokter yang akrab disapa dengan dokter Wawan itu menambahkan, ketika ponsel mulai dipakai luas pada 10-15 tahun lalu, para ahli banyak menyoroti efek ponsel pada tumor otak orang dewasa. Tetapi kini yang banyak disorot adalah pengaruhnya pada anak-anak.

"Kalau pada orang dewasa otaknya sudah terbentuk bagus. Tetapi anak-anak otaknya masih berkembang. Apalagi di usia kurang dari 6 bulan, otaknya sedang terbuka dan terjadi proses yang sangat penting. Begitu kita sekat dengan gelombang ponsel, sinyaling otak di usia dini akan terganggu,"paparnya.

Oleh karena itu Wawan menyarankan agar bayi dijauhkan dari ponsel. "Ibu yang sedang menyusui bayinya jangan sambil menggunakan ponsel. Kalau memang perlu memakai ponsel bisa keluar kamar dulu," sarannya.

Pada bayi berusia di atas 6 bulan, radiasi ponsel memang tidak terlalu mengganggu.

Beberapa penelitian yang dilakukan para ahli mengungkapkan, ponsel pintar (smartphone) ternyata memiliki tingkat radiasi yang lebih tinggi.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Sunday, June 15, 2014

Beberapa Solusi Agar Tubuh Tetap Fit Meski Begadang Nonton Bola

Bagi yang penggemar fanatis yang tetap nekat begadang dan menonton bola.

Kesempatan untuk menikmati aksi-aksi sang idola di lapangan masih bisa dilakukan asalkan mengikuti beberapa saran agar nobar piala dunia tetap asyik tanpa mengobarkan faktor kesehatan tubuh.

Ada beberapa solusi yang dapat ditawarkan agar tubuh di pagi hari tetaplah fit dan juga terhindar dari penyakit-penyakit di atas.

"Salah satunya dengan adalah dengan makan teratur sesuai dengan gizi seimbang. Selain itu usahakan di barengi dengan vitamin agar badan tetap bugar," ucap oleh Dokter Puri Safitri Hanum SpPD.


Selain itu,usahakan pada saat begadang menonton piala dunia tidak mengkonsumsi kopi.Sebab kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi hanya akan memperburuk kondisi badan yang sudah semalaman istirahatnya kurang.

"Olahraga yang teratur juga bisa menjadi salah satu solusi. Tapi usahkan olahraga cardio. Sehingga oksigen di dalam tubuh lebih meningkat," lanjutnya.

Juga salah satu cara untuk mengakali adalah dengan tidur lebih awal. Sehingga saat pertandingan yang rata-rata dimulai pukul 02.00 dini hari sampai 03.00, badang setidaknya sudah beristirahat terlebih dahulu, meskipun hanya sebentar.

Selamat bersorak-sorai dan menikmati gegap-gempita piala dunia,namaun jangan sampai lupakan kesehatan yang merupakan aset terpenting dalam tubuh.

sumber:
jpnn.com
Read More »»»

Saturday, June 14, 2014

6 Penyebab Perut Mudah Sekali Kembung

Bukan hanya menyebabkan rasa tidak nyaman, perut kembung dan bergas juga terkadang memalukan.

Perut kembung bisa disebabkan karena kita makan terlalu rakus tapi juga karena tubuh tidak mampu memecah gas.

Jika udara di dalam perut tidak bisa dilepaskan, udara akan menumpuk di perut dan saluran cerna sehingga membuat perut terasa "begah" seperti balon.


Ketahui apa saja penyebab mengapa perut mudah kembung.

6 Penyebab Perut Mudah Sekali Kembung

1. Stres
Ketika kita sedang menghadapi stres berat, terkadang tubuh memberikan reaksi dengan mengalirkan darah menjauh dari proses di bagian saluran cerna. Akibatnya, kita bisa mengalami kembung, sulit BAB, diare, atau perut terasa mulas.

Selain stres itu sendiri menyebabkan kembung, terkadang kebiasaan kita saat menghadapi stres atau cemas, seperti mengunyah permen karet, minum softdrink, dan lain sebagainya, malah memperburuk kondisi perut. Kebiasaan itu mendorong lebih banyak udara ke perut.

2. Obat-obatan
Obat-obatan bisa menyebabkan berbagai efek samping, termasuk perut kembung. Obat yang mengandung laktulosa atau sorbitol, atau obat diabetes, sering menyebabkan perut kembung.

3. Makan kebanyakan
Makan terlalu banyak, mengunyah cepat-cepat, atau kebiasaan minum dari sedotan, juga dapat memicu udara berkumpul di perut. Selain itu, proses mengunyah yang tidak sempurna juga akan mengurangi kemampuan tubuh mencerna karbohidrat. Ini bisa membentuk lebih banyak gas di perut sehingga kita merasa tidak nyaman.

4. Dehidrasi
Seperti halnya ketika kita menjalani diet ketat dan tubuh menahan lemak akibat mengira kita kelaparan, saat dehidrasi tubuh juga akan menahan cairan. Jika Anda merasa tubuh menahan cairan, yang antara lain ditandai dengan perut kembung dan jarang pipis, ini bisa jadi pertanda untuk minum lebih banyak lagi. Hindari minuman mengandung soda.

5. Makanan mengandung gas
Beberapa jenis makanan memang menyebabkan gas, misalnya saja brokoli, kol, kale, buah apel, dan juga alpukat. Mengonsumsi kebanyakan garam juga menyebabkan tubuh menahan cairan sehingga kita merasa perut membesar. Mengonsumsi serat, terutama dari suplemen, tanpa cukup minum juga akan memicu perut lebih bergas.

6. Kondisi medis
Ada banyak gangguan medis yang berkaitan dengan pencernaan, seperti penyakit caliac, kanker, atau stres pada usus, kerap kali menyebabkan gejala perut kembung.

sumber:
health.kompas/com
Read More »»»

Friday, June 13, 2014

5 Cara Cegah Diabetes Sejak Dini

Diabetes merupakan epidemi abad ke-21. Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan, saat ini terdapat 346 juta orang yang menderita penyakit ini. Di Indonesia, pada tahun 2020 diperkirakan ada 12 juta orang menderita diabetes.

Pertambahan pesat jumlah penderita diabetes ini dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain pola hidup tidak sehat, kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi lemak, gula, garam, serta kurang serat sehingga terjadi obesitas.



Penderita diabetes tipe 2 kini juga bukan hanya pada orang dewasa. Padahal 20 tahun lalu, sangat jarang ditemui orang muda yang menderita penyakit ini.

Banyak orang yang masih menganggap remeh penyakit diabetes, padahal penyakit ini bisa merenggut penglihatan, ginjal, bahkan memicu kematian. Penderita diabetes juga menghadapi risiko stroke lima kali lebih tinggi dibanding orang yang tidak terkena diabetes.

Kabar baiknya, diabetes tipe 2 bisa dicegah dengan perubahan gaya hidup. Beberapa penelitian menyimpulkan ada 5 kebiasaan sehat yang bisa mengurangi risiko seseorang menderita diabetes sampai 80 persen.

Ini adalah gaya hidup yang sebaiknya harus Anda miliki:

1. Pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah.

2. Olahraga 3 kali dalam seminggu, masing-masing setidaknya 20 menit.

3. Jaga berat badan ideal.

4. Menghindari rokok.

5. Kurangi asupan alkohol.

Meski demikian, para ahli berpendapat satu faktor utama yang harus diperhatikan adalah menjaga berat badan tetap normal. Pria yang memiliki berat badan normal risikonya 70 persen lebih rendah untuk menderita diabetes dibandingkan dengan pria obesitas. Sementara wanita yang berat badannya normal risikonya 78 persen lebih rendah.

Selain itu, lakukan deteksi dini atau pemeriksaan kadar gula darah secara teratur. Jika kondisi pradiabetes (kadar gula darah tinggi tapi belum termasuk diabetes) diketahui, perubahan gaya hidup bisa mencegah seseorang masuk dalam kategori diabetes.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Thursday, June 12, 2014

Penyebab Utama Penyakit Diabetes Melitus

Penyakit diabetes atau awam menyebutnya "sakit kencing manis" telah diketahui sejak 1500 SM.

Hingga saat ini masih banyak orang yang tidak memahami penyakit tersebut. Salah satunya adalah anggapan bahwa diabetes disebabkan hobi mengasup makanan manis.

Diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai oleh tingginya kadar gula dalam darah. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan hormon insulin, zat yang diproduksi oleh kelenjar pankreas dan diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi.



Menurut dr Rochismandoko, Sp PD, gaya hidup kurang gerak merupakan faktor utama yang menyebabkan terjadinya penyakit ini. Kurang olahraga, terlalu banyak duduk, dan pola makan yang salah merupakan penyebab penyakit ini.

Nafsu makan berlebih dan kurangnya aktivitas fisik pada akhirnya akan menyebabkan kegemukan yang merupakan salah satu pencetus diabetes.

Meski makanan manis bukanlah penyebab diabetes, pengaturan makan merupakan pilar terpenting dalam pengendalian penyakit ini. Setiap penyandang diabetes harus mau belajar mengenali makanan yang menyebabkan gula darah tinggi dan berusaha menghindarinya.

Pengaturan makan dimaksudkan agar kita tetap bisa mengonsumsi berbagai variasi makanan yang menyediakan zat gizi penting, tetapi kebutuhannya sesuai sehingga insulin dalam tubuh mencukupi.

Mereka yang diabetes bisa makan makanan yang sama seperti orang lain, tetapi penting untuk mengawasi jumlahnya. Jika kadar gula darah sudah terlalu tinggi, maka bukan hanya makanan mengandung gula yang perlu dihindari, melainkan terkadang juga lemak dan garam.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Minuman Soda Tidak Sehat dan Beresiko Diabetes Tipe 2

Sebuah studi baru memaparkan hasil yang membeberkan penyebab minuman bersoda lebih tidak sehat dari yang dipikir sebelumnya.

Studi tersebut menemukan, minuman bersoda mengandung fruktosa yang seharusnya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Pasalnya, fruktosa diproses di organ hati yang dikonversi menjadi lemak yang meningkatkan risiko diabetes, penyakit kardiovaskular, dan penyakit hati.

Dalam label nutrisi, gula hanyalah gula. Namun, dalam metabolisme tubuh, ada dua jenis molekul berbeda, tetapi sama-sama disebut dengan gula, yaitu glukosa dan fruktosa. Meski sama-sama manis, keduanya mengalami metabolisme dengan cara yang berbeda dalam tubuh.


Glukosa lebih mudah mengalami metabolisme dan merupakan pemberi energi terbesar pada tubuh. Sementara fruktosa hanya bisa diproses di hati dan berhubungan dengan diabetes tipe-2 dan obesitas.

Menurut peneliti studi, fruktosa sebenarnya tidak perlu dihindari. Pasalnya, fruktosa juga ada pada buah yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, orang cenderung mengonsumsi fruktosa lebih banyak jika ditambah dari minuman bersoda.

Dalam soda, terdapat lebih banyak fruktosa dari yang dipikir sebelumnya. Umumnya industri minuman bersoda memproduksi minuman dengan kadar fruktosa 55 persen dari total kandungan gula, bahkan bisa lebih pada beberapa merek lainnya.

Sebagian merek yang dites bahkan mengandung kadar gula yang lebih tinggi daripada yang tercantum pada tabel nutrisinya. Sebagian lagi tidak mencantumkan fruktosa pada labelnya.

Banyak studi membuktikan, konsumsi berlebihan minuman bersoda memberikan kontribusi peningkatan risiko diabetes tipe-2 dan obesitas. Hal Ini berhubungan dengan kandungan fruktosa yang tinggi di dalam minuman jenis itu.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Wednesday, June 11, 2014

6 Manfaat Bumbu Dapur Manfaat dan Ramuannya

BUMBU dapur tidak hanya menyedapkan masakan namun juga bisa mencegah dan menyembuhkan penyakit sejak berabad-abad silam.

Riset di jaman moderen membuktikan bahwa bumbu dapur memang punya kualitas menyembuhkan.

Glen Aukerman, MD, direktur medis the Center for Integrative Medicine di Ohio State University Medical Center, AS dan Ruth Knill, PhD, LAc, seorang ahli herbal timur memilih jenis herbal berikut yang bisa memperbaiki kesehatan kita secara umum. Ada juga cara memanfaatkan bumbu dapur itu dalam keseharian.

1. Jahe
Manfaat : Mencegah mual dan muntah
Kedokteran Cina sejak abad keempat sudah tahu kandungan antimual yang terdapat dalam jaahe. Uji klinis moderen juga membuktikan ada kandungan antimual dalam jahe. Kandungan antimual itu menutup reseptor saraf di dalam tubuh yang memicu reflek muntah di tubuh kita.

Ramuan
Parut jahe menjadi kurang lebih satu sendok makan lalu ambil sarinya.
Bisa juga membuat minuman wedang jahe saat badan terasa tak enak atau mual.




2. Kayu manis
Manfaat : Mengendalikan diabetes
Mereka yang memiliki diabetes tipe dua kesulitan memproses insulin, hormon yang memerintahkan sel untuk membuang kelebihan gula dari aliran darah. Namun studi moderen membuktikan bahwa kayu manis mengandung zat yang bisa membantu sel merespon insulin. Dengan kayu manis, sebuah studi di Pakistan membuktikan terjadi penurunan kadar gula darah hingga rata-rata 18-29 persen sehari.

Ramuan
Untuk mendapatkan manfaatnya mengatur gula darah, konsumsi sebatang kayu manis sehari. Bisa juga mengonsumsi seperempat hingga setengah sendok teh bubuk kayu manis sehari. Bubuk atau batang ini bisa dicampurkan dengan minuman teh hangat kita sehari-hari.

3. Bawang putih
Manfaat : Menurunkan kolesterol
Meskipun ada peneliti yang belum setuju keefektifan bawang putih dalam menurunkan kolesterol, kajian beberapa studi oleh Linus Pauling Institute menemukan orang yang mengonsumsi bawang putih selama tiga bulan mengalami penurunan kolesterol total antara enam sampai 11 persen.

Ramuan
Ambil tiga hingga lima siung bawang putih lalu ditumbuk dan dikonsumsi. Bisa juga bawang putih dibakar dan dikonsumsi.



4. Pala
Manfaat: Menurunkan tekanan darah
Pala bisa membawa darah dari pusat tubuh menuju kulit. Ini membantu darah beredar secara merata ke seluruh tubuh dan tekanannya jadi berkurang.

Ramuan
Setengah hingga satu sendok teh setiap hari.

5. Cengkeh
Manfaat : Membantu nyeri arthritis
Menurut pengobatan tradisional Cina, cengkeh memiliki kandungan panas yang meringankan nyeri arthritis yang disebabkan oleh dingin. Cengkeh mengandung fitokimia yang mengganggu protein di dalam tubuh yang menyebabkan radang arthritis.

Ramuan
Setengah sendok teh setiap hari.

6. Kunyit
Manfaat : Meringankan radang
Kunyit mengurangi radang di dalam tubuh yang menyebabkan nyeri. Curcumin yang ada di dalam kunyit bekerja dengan menghalangi enzim sel yang menyebabkan radang.

Ramuan
Setengah hingga satu sendok teh setiap hari.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Tuesday, June 10, 2014

Ini Akibat Kebanyakan Tidur

Kurang tidur memang bisa membuat kita kelelahan dan sulit berkonsentrasi pada siang hari.

Namun, tidur lebih banyak dari biasanya juga akan menyebabkan hal serupa.

Jika Anda tidur lebih lama dari malam sebelumnya, kemungkinan untuk mengalami rasa letih keesokan harinya memang lebih besar. Ini karena tubuh sebenarnya lebih suka konsistensi. Tubuh membutuhkan kita tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya.


Jika biasanya Anda tidur selama delapan jam dan malam ini Anda melanjutkan tidur hingga sembilan jam, maka ritme tersebut akan rusak. Ritme tubuh yang terganggu bisa membuat sistem tubuh jadi berantakan sehingga kita merasa lebih gampang lelah.

Rata-rata siklus tidur adalah sekitar 90 menit, dan seseorang biasanya menghabiskan lima siklus sepanjang malam sehingga totalnya menjadi 7,5 jam. Tentu saja jumlah ini bervariasi pada setiap orang. Jadi, jika Anda menambah ekstra waktu, berarti Anda akan terbangun pada tahapan tidur 3 dan 4, yang mana itu merupakan waktu tidur dalam.

Bangun dalam tahapan tidur itu bukan hanya membuat kita sering pusing dan lemas, melainkan juga membuat kita merasa kehabisan energi sepanjang hari. Selain itu, durasi tidur ternyata tak selalu sebanding dengan kualitas. Pada banyak kasus, kita bisa tidur cukup lama dengan kualitas yang rendah, tetapi terbangun dengan perasaan lelah.

Untuk mengetahui jadwal tidur yang tepat untuk Anda, mulailah dengan mengetahui kapan Anda merasa perlu bangun tidur pada pagi hari dan hitung mundur 7,5 jam.

Jumlah waktu tersebut yang diperlukan tubuh untuk mendapatkan lima siklus tidur. Saat bangun, kita pun akan merasa segar dan siap menghadapi hari.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Monday, June 9, 2014

Sering Kesemutan Pertanda Sakit Apa

Sebagian orang mungkin menganggap kesemutan atau rasa menggelitik di bagian tubuh tertentu adalah hal yang normal.

Karena kesemutan kerap muncul ketika kita berada dalam posisi statis cukup lama.

Namun, ketika kesemutan terjadi dengan frekuensi waktu yang sering dan tanpa dipicu apa pun, orang juga sering mengartikannya sebagai gejala rematik atau artritis.

Namun, menurut dokter spesialis saraf FKUI/RSCM Manfaluthy Hakim, kesemutan justru merupakan gejala dari kerusakan saraf tepi atau neuropati.

Ia menjelaskan, neuropati adalah kerusakan saraf tepi yang disebabkan oleh penyakit, trauma pada saraf, atau dapat juga karena komplikasi dari suatu penyakit sistemik. Sementara itu, artritis merupakan peradangan di persendian karena infeksi.

"Keduanya berbeda, kalau neuropati gejalanya timbul di ujung-ujung bagian tubuh, sementara artritis terjadi di persendian," kata dia dalam sebuah media workshop di Jakarta, baru-baru ini.

Gejala dari kedua penyakit itu pun berbeda. Neuropati ditandai dengan kesemutan, kebas mati rasa, kram, kaku-kaku, rasa terbakar, kulit hipersensitif, kulit mengilap, dan kelemahan anggota gerak.

Sementara itu, artritis ditandai dengan nyeri dan kaku di persendian. Orang dengan artritis juga mungkin akan merasakan hangat di persendian dan kesulitan dalam menggerakkan sendi.

"Jadi jelas kesemutan bukanlah gejala artritis," tegas Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) ini.

Meski berbeda, kedua penyakit itu sama-sama tidak dapat disembuhkan secara total. Risiko mengalami kedua penyakit ini juga meningkat seiring bertambahnya usia.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Sunday, June 8, 2014

7 Alasan Kenapa Ortu Tolak Imunisasi untuk Anaknya

Saat ini, lebih dari 3 juta anak dari 24 juta anak di Indonesia, belum diimunisasi lengkap.

Padahal, imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan spesifik berbagai penyakit menular pada bayi dan balita.

Rendahnya cakupan imunisasi ternyata juga ditemui di negara maju seperti Amerika Serikat. Menurut badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), pada periode Januari-Mei tahun ini ditemukan 288 kasus campak. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibanding total kasus sejak tahun 2000 karena campak hampir tidak ditemukan lagi di negara tersebut.

Berikut adalah beberapa alasan para orangtua yang menolak memberikan imunisasi secara lengkap pada anak mereka.

7 Alasan Kenapa Ortu Tolak Imunisasi untuk Anaknya

1. Penyakitnya jarang
Alasan ini sebenarnya sungguh aneh karena semakin jarangnya penyakit tersebut ditemukan menunjukkan program imunisasi berjalan efektif. Ketika jumlah anak yang diimunisasi semakin banyak, sebenarnya anak yang belum divaksin juga terlindungi. Dunia kedokteran menyebutnya dengan "imunitas kawanan". Sayangnya, imunitas semacam ini bisa hilang ketika banyak orang memilih tidak divaksin.

2. Penyakitnya tidak parah
Memang penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi terkadang tak terlalu serius, tetapi sebenarnya penyakitnya bisa menjadi berat. Misalnya saja campak yang bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti gangguan otak. Demikian juga dengan pneumonia atau radang paru. Risiko keparahan penyakit juga akan lebih besar pada anak yang belum divaksinasi.

3. Menyebabkan autisme
Seandainya saja para ilmuwan bisa menjelaskan dengan gamblang apa penyebab autisme. Masalahnya sampai saat ini belum ada riset yang bisa menyimpulkan apa pemicu gangguan ini, bahkan tidak ada data yang solid yang bisa menunjukkan imunisasi memicu autisme.

4. Ada efek sampingnya
Ya, memang ada efek sampingnya, tetapi sebagian besar ringan dan bisa hilang dengan cepat. Namun, setiap prosedur medis, setiap pengobatan, dan semua hal yang kita lakukan juga memiliki efek samping. Karena itu sebagai orangtua kita perlu berhati-hati dan mengikuti saran dokter agar efek samping yang tidak diinginkan bisa dihindari.

5. Zat pengawetnya berbahaya
Cukup banyak informasi tidak benar yang beredar di masyarakat. Ada yang menyebut zat pengawet dalam vaksin berbahaya, sebut saja thimerosal atau alumunium. Namun sebenarnya zat-zat tersebut juga dipakai dalam makanan. Sebelum begitu saja percaya pada mitos yang tidak jelas, tanyakan kepada dokter agar Anda lebih yakin.

6. Ada konspirasi antara pemerintah dan perusahaan farmasi
Teori konspirasi kerap dipakai dalam setiap hal yang tidak kita percayai. Dalam hal dengan program imunisasi, secara rasional sulit mempercayai konspirasi semacam itu. Tentu konspirasi ini perlu melibatkan ilmuwan, perawat, dokter, dan masih banyak orang lagi untuk menciptakan sebuah vaksin. Pemerintah justru mengalami kerugian akibat menanggung biaya kesehatan tinggi karena berbagai penyakit menular yang sebenarnya bisa dicegah dengan sekali suntik.

7. Pendapat teman dan keluarga lebih dipercaya
Masih banyak orang yang lebih percaya pada pendapat teman, keluarga, atau apa kata orang lain di sebuah forum internet, ketimbang pada dokter. Jelas ini merupakan sebuah pekerjaan rumah bagi tenaga kesehatan untuk mendapatkan kepercayaan dari pasiennya. Dokter tampaknya perlu memberikan edukasi dengan jelas kepada pasien-pasiennya.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

5 Obat Aneh Tapi Manjur

Ternyata cabai dan paprika adalah obat manjur untuk gangguan pencernaan dan mandi air dingin bikin kita lebih bahagia.

Terdengar aneh memang. Tetapi ada bukti-bukti penelitian yang mendukung kemanjuran obat-obat aneh itu.

5 Obat Aneh Tapi Manjur

1. Cabai Obat Pencernaan

Hal yang kita ketahui, cabai justru bikin sakit perut. Tetapi peneliti dari Italia membuktikan sebaliknya. Mereka memberi 30 orang yang sakit pencernaan pil cabai sebelum makan.

Ternyata mereka mengalami pengurangan gejala hingga 60 persen. Kandungan bernama capsaicin di dalam cabai ternyata menghalangi produksi neurotransmitter bernama substance P yang mengirim sinyal nyeri dari saraf ke otak.

2. Air Dingin Bikin Bahagia

Percobaan di Virginia Commonwealth University School of Medicine di AS mengumpulkan penderita depresi ringan. Mereka disuruh mandi air dingin sekali atau dua kali sehari. Ternyata mandi air dingin bisa membuat suasana hati jadi lebih baik.

Menurut Dr. Nikolai Shevcuk yang melakukan percobaan itu, mandi air dingin menaikkan endorfin, zat yang bikin kita bahagia. “Karena kepadatan tinggi penerima rasa dingin di kulit, mandi air dingin mengirim banyak impul saraf listrik dari saraf tepi ke otak yang memberi dampak antidepresi,” katanya.

3. Mengepalkan Tangan Bantu Minum Obat

Buat sebagian orang, minum obat bukan perkara mudah. Agar sukses minum obat, fokuskan pikiran pada manfaat yang didapat dari obat. Kepalkan tangan dulu, kemudian telan obat. Dengan begitu, minum obat pasti lebih sukses. Begitu kata para peneliti dari National University of Singapore.

4. Tempelkan Jari di Telinga Sembuhkan Batuk

Tenggorokan gatal dan batuk di tengah rapat penting atau saat konser musik klasik pasti sangat mengganggu. Sentuhkan jari di telinga dan goyang-goyangkan daun telinga.
“Saraf di tenggorokan memilikio cabang yang disebut saraf Alderman. Saraf itu juga menuju telinga,” kata Andrew McCombe, dokter ahli THT dari Australia.
Itu sebabnya mengapa kadang saat kita sakit tenggorokan atau bermasalah dengan gigi kadang juga mengalami sakit telinga.

5. Gel Pembersih Tangan Hilangkan Bau Kaki

Andrew Schox, presiden Australasian Podiatry council mengatakan alkohol yang ada di obat kumur bisa membantu menghilangkan bau kaki. “Alkohol dalam bentuk gel pembersih tangan bisa menghilangkan bau kaki, khususnya ketika kita kena penyakit yang terinfeksi bakteri corynebakteria. Penyakit ini sangat bau tetapi gel pembersih tangan bisa membantu menghilangkan bau kaki itu,” katanya.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Saturday, June 7, 2014

Awas Kontraksi Palsu, Apa Penyebabnya

TERKADANG sulit bagi perempuan hamil membedakan kontraksi persalinan dengan kontraksi palsu yang selalu menipu.

Apalagi bagi perempuan yang baru pertama kali hamil.

Menurut dr Bobby Rawadi Sp OG, saat terjadi kontraksi palsu biasanya waktu yang terjadi tidak bisa diprediksi. Kontraksi datang dalam interval yang tidak teratur dengan intensitas yang panjang.


“Bila terjadi kontraksi saat bayi masih dalam keadaan prematur (7-8 bulan), sebaiknya harus segera diberikan obat supaya tidak terjadi kelahiran prematur,” tutur Bobby seperti yang dilansir Kaltim Post (Grup JPNN.com), Sabtu (7/6).

Kontraksi persalinan juga datang tidak teratur. Tapi seiring waktu, kontraksi tersebut datang lebih teratur dengan intensitas yang lebih pendek. Semakin lama semakin intens dan bertahan lama.

“Makin lama (kontraksi) makin kuat dan makin sering. Misalnya, dalam waktu 10 menit kontraksi bisa terjadi hingga tiga kali. Biasanya bila mau melahirkan, di perut akan terjadi kontraksi disertai lendir dan darah yang keluar dari vagina,” urainya.

Sedangkan untuk posisi sakit, kontraksi palsu rasa sakit yang dirasakan biasanya terasa di tengah perut bagian bawah. Sedangkan kontraksi sesungguhnya, jelas Bobby, sakit di seluruh bagian perut termasuk juga punggung.

Dia menambahkan, rasa sakit kontraksi palsu bisa berhenti dengan sendirinya. Akan hilang ketika mengubah posisi badan. “Sedangkan pada kontraksi persalinan, rasa sakitnya akan bertahan hingga masa persalinan. Tidak peduli seperti apapun posisi tubuh,” terangnya.

Apa penyebab kontraksi?


Di dalam tubuh perempuan ada hormon yang namanya oksitosin. Hormon ini bertugas merangsang refleks pengeluaran air susu ibu (ASI). Selain merangsang produksi dan pengeluaran ASI, pengeluaran hormon ini juga menyebabkan rahim berkontraksi. Otot rahim perempuan hamil jadi meregang dan mengerut. Ini yang membuat kepala bayi terdorong ke leher rahim, dan bayi Ibu pun siap lahir ke dunia.

sumber:
jpnn.com
Read More »»»

4 Gaya Berjalan Mencerminkan Kepribadian Seseorang

Seperti halnya pakaian yang dikenakan atau cara berbicara, gaya berjalan juga mencerminkan kepribadian Anda.

Para peneliti asal Swiss dan Inggris menemukan, orang kerap membuat penilaian konsisten dari cara berjalan, namun penilaian tersebut mungkin sering tidak tepat.

"Kesan seseorang dari cara berjalannya lebih kuat daripada kenyataannya," ujar John Thoresen, doktor dari Durham University.

Menurut Patti Wood, pakar bahasa tubuh dan penulis buku Snap: Making the Most of First Impressions, meskipun kepribadian tak selalu bisa dinilai dari luar, namun ada beberapa kategori luas yang menunjukkan jenis kepribadian seseorang, salah satunya lewat gaya berjalan.

Kebanyakan cara berjalan orang merupakan kombinasi dari kategori-kategori ini, meski ada satu cara jalan yang benar-benar dominan.

Nah, ingin tahu kepribadian dari cara berjalan? Berikut empat kategori besarnya.

4 Gaya Berjalan Mencerminkan Kepribadian Seseorang

1. Si Penyetir

Berjalan dengan cepat dan fokus, terkesan seperti ia harus segera pergi ke suatu tempat dan tahu apa yang harus ia kerjakan di sana. Menurut Wood, jika si penyetir bertabrakan dengan orang di jalan, ia akan merasa sangat terganggu. Si penyetir juga terbiasa melakukan multitasking saat berjalan, misalnya sambil berkirim pesan atau menelepon.

Wood mengatakan, orang dengan cara berjalan seperti ini akan dinilai sebagai orang yang fokus, namun dingin dan sulit didekati. Inilah yang mengakibatkannya sulit dekat dengan rekan kerjanya.

Ia menyarankan supaya si penyetir berusaha menurunkan kecepatan jalannya dan lebih banyak menyapa, memberikan senyum, dan melakukan kontak mata dengan orang-orang yang ia lewati. "Sekali-kali berhenti untuk mengucapkan salam juga tidak masalah," kata dia.

2. Si Pengoreksi

Bertolak belakang dari si penyetir, si pengoreksi cenderung berjalan lambat dan berhati-hati. Mata si pengoreksi saat berjalan akan lebih banyak melihat ke arah kaki dan tanah. Ia juga cenderung berjalan di pinggir agar tak mengganggu jalan orang lain.

Kebanyakan orang berpikir si pengoreksi adalah penyendiri dan peragu. Orang juga menilai ia adalah orang yang introvert dan pemalu sehingga sulit didekati.

Wood menyarankan supaya si pengoreksi lebih membuka matanya dan lebih percaya diri. Si pengoreksi juga perlu untuk banyak berjalan dan berbicara dengan rekan kerjanya. Jika perlu berjalanlah berdampingan sambil bicara untuk melatih rasa percaya diri.

3. Si Pemberi Pengaruh


Ia berjalan lebih cepat, meskipun tidak secepat si penyetir, langkahnya ringan dan berenergi. Ia terlihat menyukai gerakan tubuhnya saat berjalan dan terlihat dekat dengan orang-orang yang dilewatinya. Ia juga gemar tersenyum, melambaikan tangan, dan berteriak. Dadanya membusung, bahunya tertarik, kepalanya tegak.

Orang menilainya menyenangkan dan berkarisma, namun kadang berlebihan. Maka Wood menyarakankan kepada si pemberi pengaruh supaya mengurangi kecepatan berjalannya, pelajari lagi gerakan tubuh dan antusiasme diri sendiri dari waktu ke waktu.

"Ketahuilah situasi saat Anda berjalan. Perlukah saat itu "menunjukkan diri" atau tidak," kata dia.

4. Si Pendukung

Berjalan dengan kecepatan sedang dengan postur yang santai. Langkahnya halus, tidak cepat, gesturnya ringan dan tidak berlebihan. Orang akan berpikir ia orang yang fokus terhadap tugas. Namun sesekali ia perlu menunjukkan dirinya pada orang. Wood mengatakan, si pendukung perlu berjalan sedikit lebih cepat dan katakan pada diri sendiri tujuan dari berjalan.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Friday, June 6, 2014

Kisah Nyata Pengalaman Terkena Serangan Jantung Ringan

Banyak orang mengenal serangan jantung seperti yang digambarkan dalam film atau sinetron, yakni mata mendelik, dada sesak, dan tangan memegangi dada ketika pingsan.

Padahal, adakalanya rasa sakit tidak mengikuti pola tertentu, bahkan tanpa diikuti rasa nyeri dada.

Simak kisah serangan jantung seperti yang dialami M Latief (38). Jurnalis yang memiliki hobi naik gunung ini mengalami serangan jantung ringan dengan gejala mirip masuk angin. Inilah pengalamannya.


Serasa baru selesai joging jarak jauh, keringat seketika mengucur deras dari kening, leher, dan sebagian badan saya. Anehnya, itu keringat dingin, bukan hangat. Dingin sekali.

Sedetik keringat menderas, tiba-tiba dada juga terasa sesak, diikuti tengkuk hingga bahu yang menegang. Fun City, tempat permainan anak Margo City, Depok, tempat saya berdiri itu, seperti pelan-pelan menyempit, mengimpit.

Pikiran saya mulai kalut. Maklum, baru kali ini mendadak kondisi badan drop secepat itu dengan tanda-tanda yang aneh, tak biasanya.



Ketika itu, rasa sesak di dada semakin menjadi. Awalnya memang sesak biasa, tetapi perlahan-lahan makin terasa nyeri, seperti diremas-remas dengan keras, bahkan lebih dari itu, seperti diinjak-injak. Napas makin sulit.

"Aneh, kok begini," batin saya.

Maklum, perubahan kondisi tubuh mendadak seperti ini baru saya alami. Rasanya seperti masuk angin, tetapi anehnya bukan seperti masuk angin biasa. Lebih dari masuk angin.

Pelan-pelan saya coba bernapas. Keringat makin deras. Kaki juga mulai lemas.

Ada sekitar hampir tiga menit perubahan aneh itu berlangsung pada diri saya. Saya lalu panggil kedua anak saya.

"Abang, adik, ayo udahan dulu mainnya. Dada ayah sesak, ayah mau ke dokter sekarang. Nanti kalau ketemu ibu, kamu bilang ke ibu ya, Bang, dada ayah sesak dan keluar keringat dingin," kata saya kepada kedua putra saya, Azka (9) dan Azzam (5).

Sebelum kejadian itu, istri saya memang izin pergi sejenak ke toilet. Hanya saya yang menemani kedua anak saya di tempat hiburan di lantai dasar pusat belanja tersebut. Namun, tak sampai lima menit istri saya pergi, kejadian itu berlangsung.

Saya dan kedua anak saya pun bergegas ke lantai satu, menyusul istri saya. Prinsip saya, jalan pelan-pelan dan usahakan tetap sadar atau tidak pingsan. Otak saya hanya memerintah untuk selekasnya ke rumah sakit.

Hanya dituntun dua bocah berumur belum genap 10 tahun, saya cuma bisa pasrah. Sambil menahan sesak, saya berjalan pelan-pelan dituntun kedua anak saya. Azka di kiri, Azzam memegang tangan kanan.

Saya tak menghiraukan ramainya pusat belanja ini. Meskipun kepala tidak terasa pusing, kaki saya lemas sehingga saya harus pelan-pelan mengikuti langkah kedua anak saya. Bahkan, dengan berusaha tetap tenang, kami bisa melewati eskalator menuju lantai satu.

"Lho, kamu kenapa? Kok dingin banget? Kamu masuk angin nih kayaknya," kata istri saya, setelah kami bertemu dengannya.

Azka, anak saya yang nomor satu memotong. "Dada ayah sesak, keringatnya dingin Bu, ayah minta ke dokter," ujar Azka.

Saya masih sadar, tetapi saya memang sudah tak mau bicara apa-apa. Dada saya makin sesak. Karena itu, saya biarkan anak saya yang bicara untuk menghemat energi supaya tidak pingsan.

"Kamu masuk angin nih. Ya sudah, kita pulang sekarang saja ya," kata istri saya.

"Enggak, ini aneh. Rumah sakit... ke rumah sakit sekarang," kata saya.

"Kok ke rumah sakit. Pulang aja ya. Kamu tunggu dan duduk di sini, aku beli minyak angin dulu," jawab istri saya.

Nyaris, marah saya meledak. Tetapi saya sadar, marah hanya akan menguras energi. Jadi, saya acuhkan ucapan istri saya.

Saya juga tak mau duduk, tetapi tetap berdiri sembari berpegangan pada dinding mal. Pikir saya, duduk hanya akan bikin sesak di dada semakin parah.

Setengah berlari, istri saya kembali menghampiri. Dia baru selesai dari apotek.

"Kamu masuk angin nih, sini aku olesin dada kamu. Punggungnya juga sini," kata istri saya.

Saya diamkan istri saya berbuat demikian. Tetapi, hati saya makin kuat bahwa ini bukan masuk angin. Entah, feeling saya bilang lain.

"Sekarang ke rumah sakit. Cari taksi sekarang. Ini jantung, jantung," bentak saya.

Tanpa banyak cakap, kami berempat bergegas ke luar pusat belanja. Dari tempat kami berdiri, gerbang mal ini masih sekitar 200 meter.

Rasanya, sudah lebih dari lima menit perubahan aneh pada kondisi badan saya ini berlangsung. Saya sadari itu. Maka, pelan-pelan kami berjalan melewati kerumunan. Saya dituntun kedua anak saya di kiri dan kanan. Istri saya berjalan di belakang untuk menahan punggung saya.

"Itu taksi," kata istri saya, beberapa meter di pintu gerbang.

"Pak, ke rumah sakit ya, yang paling dekat," ujar istri saya.

Taksi langsung meluncur. Namun, baru sesaat masuk ke jalan raya, panik mulai melanda. Bukan apa-apa, dada saya makin sesak. Dashboard taksi ini seperti mengimpit. Badan saya juga makin lama semakin lemas.

"Tuhan... saya ingin sampai lebih dulu ke rumah sakit, jangan dulu biarkan saya mati," batin saya terus berkata demikian di antara istigfar saya di mulut.

Doa saya terkabul. Saya sadari itu meskipun mata saya terpejam menahan sakit di dada. Pasalnya, Jalan Margonda Raya yang biasanya macet pada hari libur, siang itu nyaris lengang. Hari itu, Kamis, 29 Mei 2014, adalah hari libur Kenaikan Isa Almasih.

Tak sampai 10 menit, saking ngebutnya, taksi sudah berbelok ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, tak jauh dari Terminal Depok.

Tiba di UGD, semangat saya kembali muncul. Saya keluar dari taksi sendiri tanpa dibantu sopir taksi. Saya berjalan pelan-pelan, dan tetap diapit kedua anak saya serta istri saya yang menahan bahu saya dari belakang.

"Dada sesak, keringat dingin," ujar istri saya ke petugas UGD yang datang membuka pintu sembari menyorongkan tempat tidur.




Saya ingat betul, saat itu saya langsung diminta duduk di tepi tempat tidur dan diminta diam sebentar.

"Angkat lidahnya, Pak, telan ini dan habiskan," ujar seorang petugas sembari memasukkan obat berbentuk bubuk ke balik lidah saya.

Sekonyong-konyong, selesai melumat obat tersebut, nyeri di dada saya perlahan menghilang. Petugas pun meminta saya berbaring, dan kemudian memasangkan selang oksigen ke hidung saya. Tangan kiri saya pun lantas diberi cairan infus.

Memang, meskipun rasa sesak di dada belum hilang, nyerinya sedikit berkurang. Untuk itulah, saya diminta lagi untuk menghabiskan obat yang juga sudah disiapkan oleh seorang suster.

Ada tujuh butir obat disorongkan suster itu kepada saya. Sambil membawa segelas air, dia meminta saya selekasnya minum obat tersebut.

"Habiskan, Pak," ujarnya.

Hanya lima menit seusai menenggak habis ketujuh obat itu, nyeri di dada saya hilang seketika. Tak ada lagi sesak, apalagi nyeri. Suhu tubuh saya pun mulai berubah menjadi hangat.

Seorang dokter muda, dokter jaga di UGD, tampak menghampiri saya. Ia bilang, tujuh obat itu adalah obat jantung.

"Bapak kena serangan jantung ringan. Terlambat lima menit saja, mungkin Bapak sudah enggak ada lagi. Baiklah, Bapak kami rawat di sini ya," ujar dokter muda tersebut.

Saya cuma mengangguk lemah. Dari balik pintu UGD, saya lihat Azka dan Azzam, melambai-lambaikan tangan ke arah saya sembari tersenyum. Kedua "pahlawan" saya itu tidak diizinkan masuk ke dalam ruangan, termasuk istri saya yang repot ke sana kemari mengurus perawatan selanjutnya.

Pembengkakan jantung


Hari ini, Kamis (5/6/2014), tepat seminggu lalu serangan jantung ringan itu terjadi, kondisi saya sudah berangsur pulih dan semakin baik setelah dirawat selama enam hari di RS Mitra Keluarga. Vonis dokter, saya harus mengurai kembali pola hidup sehat agar kejadian itu tak lagi terulang.

Saya tak punya riwayat jantung. Saya pun suka berolahraga, terutama joging, meskipun hanya dua kali seminggu. Bahkan, pada umur 38 tahun ini saya masih menyalurkan hobi saya mendaki gunung.

Ya, dua pekan sebelum kejadian ini, saya juga baru pulang mendaki Gunung Gede, Jawa Barat, bersama teman-teman. Saya rutin mendaki gunung setahun satu atau dua kali.

"Bapak memang kelihatan sehat dan banyak orang terkena serangan jantung juga dalam kondisi sehat. Tapi, kemarin itu, saat serangan datang, jantung bapak lemah untuk memompa oksigen. Sekarang, kondisi Bapak sudah membaik, meskipun masih ada pembengkakan. Bapak harus mengubah pola makan dan stop merokok," kata Dr Bona Dwiramajaya H, SpJP, FIHA, yang merawat saya.

Beruntung, penanganan ketika terjadi serangan itu bisa dilakukan secara cepat dan tepat, terutama berkat bantuan istri dan kedua anak saya. Biasanya, dengan gejala umum seperti keringat dingin yang berlebihan, dada sesak dan nyeri, serta tengkuk dan bahu tegang bukan main, waktu-waktu krisis (golden time) kala serangan itu datang, orang masih belum ngeh bahwa itu serangan jantung ringan. Lazimnya, orang berpikir itu adalah masuk angin.

Memang, tak bisa dimungkiri, gejalanya seperti masuk angin, yang dalam bahasa Betawi, sudah kedalon atau akut. Orang sering kali menganggapnya demikian. Bedanya, datangnya sangat tiba-tiba dan berbarengan, mulai dari keringat dingin berlebihan, dada sesak dan lebih nyeri, terasa tegang atau pegal mulai sekitar tengkuk hingga bahu.

Di situlah feeling yang kuat perlu Anda gunakan jika sewaktu-waktu gejala itu menimpa Anda. Pasalnya, Anda sendiri yang merasakannya, bukan orang-orang di sekitar Anda. Maka, camkan bahwa itu bukan masuk angin biasa.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

5 Penyebab Gusi Berdarah saat Menggosok Gigi

Tahukah Anda? Melihat darah saat menyikat gigi merupakan tanda awal bahwa anda memiliki masalah gusi.

Biasanya, darah tersebut seringkali terlihat usai Anda menyikat gigi atau setelah membersihkan makanan yang menyangkut dengan benang gigi.

Tak sedikit yang mengira bahwa gusi berdarah terjadi saat seseorang menyikat gigi terlalu keras. Padahal gusi berdarah disebabkan oleh penyebab lain seperti.

5 Penyebab Gusi Berdarah saat Menggosok Gigi


1. Penumpukan Plak

Plak gigi terdiri dari berbagai mikroorganisme yang dapat terbentuk di mana saja pada lapisan gigi dan gusi. Plak yang menumpuk di bawah garis gusi dikenal sebagai gingivitis. Ini merupakan salah satu penyebab utama masalah gusi berdarah.Banyak penderita gingivitis yang mengabaikan masalah ini karena umumnya tidak terasa sakit.

2. Merokok

Gusi perokok cenderung lebih rentang terhadap infeksi. Hal tersebut disebabkan oleh tembakau yang dapat menyebabkan berkurangnya oksigen di aliran darah, sehingga dapat menghambat aliran darah serta nutrisi ke jaringan gusi. Keadaan inilah yang akan melemahkan mekanisme pertahanan tubuh, dan membuat gusi menjadi lebih rentan terhadap infeksi.

3. Pola Makan

Pola makan yang buruk merupakan salah satu pemicu kesehatan mulut yang buruk. Sebaliknya, pola makan yang baik mencerminkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan yang baik juga. Anda pun akan terhindar dari permasalahan kesehatan yang buruk, termasuk kesehatan mulut.

4. Kehamilan

Memasuki bulan kedua atau ketiga kehamilan, ibu hamil biasanya lebih rentang mengalami masalah gusi berdarah. Perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan akan meningkatkan risiko gusi berdarah. Umumnya, tingkat keparahan akan meningkat selama bulan kedelapan.

5. Diabetes

Penderita diabetes memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah, dikarenakan adanya kelainan metabolik yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah. Akibatnya, bakteri akan tumbuh lebih cepat, dan infeksi pun akan lebih mudah terjadi. Jadi, bila Anda menderita diabetes, lakukan perawatan mulut secara tepat dan menyeluruh.

Untuk mencegah maupun merawat masalah gusi berdarah, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu. Jangan ragu-ragu untuk menceritakan setiap kebiasaan atau keluhan Anda, agar dokter gigi Anda bisa melakukan penanganan yang tepat serta memberitahukan langkah-langkah perawatan gusi yang sesuai dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda. Dokter gigi menyarankan agar menggunakan pasta gigi khusus untuk perawatan gusi.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

Thursday, June 5, 2014

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Ada Benjolan di Payudara

Deteksi dini kanker payudara dengan cara pemeriksaan payudara sendiri merupakan direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin.

Hal itu berguna agar kita bisa menemukan kelainan atau mungkin tanda kanker lebih dini.

Namun yang dinamakan dengan deteksi dini, tentu ada dua kemungkinan, ditemukan benjolan atau tidak. Nah, ketika ditemukan benjolan, apa yang harus dilakukan?

Dokter spesialis bedah konsultan payudara Alfiah Amiruddin mengatakan, benjolan yang terdeteksi di payudara belum tentu merupakan kanker. Meski begitu, setiap benjolan perlu dipastikan apakah bersifat ganas atau tidak.


Semua benjolan itu adalah tumor namun ada yang sifatnya tidak ganas, ada juga yang ganas. Nah, benjolan yang ganas itu lah yang disebut kanker.

Alfi menjelaskan, salah satu cara menentukan suatu benjolan bersifat ganas atau tidak yaitu dengan biopsi. Langkah ini pun menentukan terapi selanjutnya yang dibutuhkan oleh pasien.

Mendengar kata biopsi, yang terlintas di pikiran merupakan operasi besar yang membutuhkan biaya banyak. Namun Alfi menegaskan, lebih dari 90 persen kasus sudah mampu terdiagnosis tanpa dengan biopsi terbuka.

Karena itu, menurut dokter, biopsi cukup dengan menggunakan metode core needle mammotome, yaitu termasuk dalam biopsi tertutup. Dengan waktu yang lebih singkat, anastesi lokal, dan biaya yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan incisional frozen section, core needle mammatome pun menjadi metode yang paling efisien saat ini.

Core needle bisa selesai dalam satu hari, tidak akan menghabiskan banyak waktu, apalagi bagi pekerja yang sibuk.

Selanjutnya, jika benjolan dinyatakan ganas, barulah dokter merujuk ke tindakan operasi. Namun bila tidak, akan menjadi pilihan pasien untuk mengangkat atau tidaknya benjolan tersebut.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

5 Lokasi Makan yang Bisa Bikin Gemuk

Bukan hanya jenis makanan dan camilan yang bikin kita jadi gemuk.

Waktu dan tempat kadang juga membuat kita mengonsumsi tambahan kalori.

Untuk menghindari kenaikan berat badan, hindari mengunyah di tempat-tempat ini.

5 Lokasi Makan yang Bisa Bikin Gemuk:

1. Di mobil

Makan sambil naik mobil cenderung tidak sehat. Makanan yang dibeli di drive through dan siap disantap cenderung tinggi kalori. Ketika makan sambil menyetir, kita melahap makanan cepat-cepat. Kita juga cenderung memperhatikan jalanan daripada memperhatikan makanan yang kita telan.

Jika terpaksa makan di mobil, siapkan sendiri makanan dari rumah. Menyiapkan makanan sendiri membuat kita tahu jumlah kalori yang kita konsumsi.

2. Di dapur


Ketika di dapur untuk mencari camilan, kita dikelilingi makanan. Tak heran kalau kita makan lebih dari yang diharapkan. Hal paling parah dari makan di depan kulkas adalah kita tak bisa menahan diri menghabiskan camilan di depan mata.

Jika lapar dan ingin makan camilan, siapkan satu porsi di mangkuk dan duduklah di meja untuk menikmatinya.

3. Di depan TV

Mungkin Anda sudah merasakan sendiri bahwa iklan di TV menaikkan nafsu makan dengan cepat. Iklan piza keju, chicken wings, hamburger pasti bikin ngiler dalam hitungan detik. Tak heran jika kemudian Anda pergi ke dapur untuk membuka pintu kulkas. Bisa juga langsung menelepon untuk memesan makanan cepat saji.

Sebenarnya boleh-boleh saja Anda makan di depan TV. Pastikan saja agar makanan yang disantap terukur jumlah kalorinya. Simpan sisa camilannya di dapur.

4. Di meja kerja

Kebiasaan makan di meja kerja sulit dihilangkan, terutama buat pekerja yang sangat sibuk. Keburukan makan di meja kerja sama buruknya dengan makan sambil menyetir dan makan di depan TV. Kesibukan membuat kita tak memperhatikan makanan yang disantap dalam waktu yang relatif cepat. Ketika kita makan dengan cepat dan tak memperhatikan makanan, otak tak mencatat makanan yang disantap. Alhasil, Anda tak merasa kenyang setelah makan.

5. Di tempat tidur


Makan di tempat tidur cenderung membuat kita makan berlebihan dan membuat tempat tidur jadi kurang bersih untuk tidur. Makanlah sampai terasa kenyang di meja makan. Jika perlu, makanlah semangkuk buah beberapa jam sebelum tidur untuk menghindari kelaparan di tengah malam.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»

4 Bahan yang Dapat Membantu Menghentikan Kebiasaan Merokok

Merokok merupakan salah satu dari penyebab terbesar kematian di seluruh dunia.

Ini karena rokok dapat memicu banyak penyakit, termasuk kanker dan penyakit jantung. Sayangnya, menghentikan kebiasaan merokok tidak mudah membalikkan telapak tangan.


Banyak orang berupaya untuk mencari pengganti nikotin dengan obat atau produk yang mengandung nikotin lainnya. Namun dari sekian banyak cara untuk berhenti merokok, kenapa tidak mencoba cara yang alami?


Berikut empat bahan yang dapat membantu menghentikan kebiasaan merokok. Selain mudah didapat, keempat bahan ini juga lebih alami.

4 Bahan yang Dapat Membantu Menghentikan Kebiasaan Merokok:

1. Ginseng

Menurut Anand Agarwal, CEO dari Natural Mantra.com, ginseng merupakan rempah yang sangat efektif dalam mengurangi kecanduan nikotin. Minum teh hijau dengan ginseng dan lidah buaya dua kali sehari mungkin akan hanya membantu untuk memendam keinginan mengasup nikotin. Selain itu, kebiasaan ini juga membuat Anda merasakan manfaat lain yang berasal dari bahan-bahan tersebut, sebut saja menjadi lebih tenang dan peredaran darah lebih lancar.

2. Oat

Kandungan di dalam oat membantu mengurangi keinginan mengonsumsi nikotin dan meringankan gejala yang mungkin timbul saat menghentikan konsumsi nikotin. Karena itu Agarwal menyarankan untuk memasukkan oat ke dalam menu sarapan. "Anda akan melihat penurunan jumlah rokok yang Anda konsumsi," kata dia.

3. Co-enzim Q-10

Enzim ini dibentuk dari proses fermentasi alami dan merupakan antioksidan yang kuat. Tidak hanya mengurangi keinginan untuk mengonsumsi nikotin, tetapi juga memperbaiki paru-paru yang rusak karena merokok.

4. Air putih

Saat merasa ingin merokok, maka segeralah minum segelas air putih. Menurut Agarwal, itu akan memusnahkan keinginan merokok dengan segera.

sumber:
health.kompas.com
Read More »»»