Selasa, 13 November 2012

Gejala Sakit Batu Empedu

Batu empedu adalah timbunan kerak atau kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu. Timbunan ini terbentuk karena komposisi empedu sudah tidak seimbang sehingga bentuknya tidak cair lagi, tapi ada yang mengendap. Kandung empedu itu sendiri berfungsi untuk mencerna lemak.

Selama ini banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya terkena penyakit batu empedu. Ada beberapa orang yang justru mengira bahwa sakit dibagian perutnya adalah tanda-tanda penyakit batu empedu.


"Batu kandung empedu dibagi menjadi tiga macam, yaitu batu kolesterol yang terbentuk karena kolesterol tidak larut dan membentuk endapan, batu bilirubin terjadi apabila konsentrasi bilirubin dalam cairan empedu yang tidak terkonjugasi meningkat, dan batu campuran yang merupakan campuran dari keduanya," ujar Dr. Sigit Tjahyono, SpB. SpBTKV pada acara "Laparoskopi Sebagai Terapi Terkini Penanggulangan Batu Empedu" di RS Puri Indah, Jakarta, Kamis (6/8/2009).

Sebagian besar batu empedu tidak menimbulkan gejala dalam jangka waktu lama, terutama jika terletak pada kandung empedu. Namun gejala yang umum terjadi, yaitu:

  • Nyeri pada perut bagian atas kanan seperti diperas dan biasanya hilang timbul, bisa menyebar ke punggung kanan dan bahu bagian kanan.
  • Mual
  • Demam
  • Muntah
  • Kuning, jika batu menyumbat kandungan empedu yang dekat dengan hati.


Dr. Sigit mengatakan penyakit batu empedu lebih banyak terjadi pada keadaan yang dikenal dengan 4F, yaitu wanita (female), usia 40 tahun (fourty), diet tinggi lemak (fatty) dan masih dalam reproduksi aktif (fertile).

Untuk menentukan ada atau tidaknya batu empedu didasarkan pada gejala klinis dan hasil pemeriksaan seperti tes fungsi hati, USG abdomen, pemeriksaan darah tepi serta pemeriksaan CT-scan jika hasil USG abdomen tidak dapat menggambarkan dengan jelas.

"Cara untuk mencegah batu empedu adalah dengan mengatur pola makan yang benar dan sehat, sedangkan jika sudah terkena batu empedu sebaiknya mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak," saran dari Dr. Sigit Tjahyono, SpB. SpBTKV.

Apabila tidak ditemukan gejala, biasanya tidak memerlukan pengobatan hanya diperlukan perubahan pola makan. Tapi jika batu empedu sudah menimbulkan serangan nyeri yang berulang walaupun pola makan sudah diatur dengan baik, maka pasien harus menjalani pengangkatan kandung empedu (cholesystektomi).

Pengangkatan batu empedu ini bisa dilakukan secara konvensional yaitu dengan operasi terbuka atau secara bedah invasif minimal (laparoskopi) yaitu mengangkat kandung empedu melalui selang yang dimasukkan lewat sayatan kecil di dinding perut.

sumber:
detikHealth

38 komentar:

  1. bener nih gan, menjaga pola makan dan rutin olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan gan

    BalasHapus
  2. KeduaX..

    Blom pernah sobbb ngalamin penyakit kayak ghinii..??

    BalasHapus
  3. Mampir sejenak bROWWWwwww...

    BalasHapus
  4. wah, kalau sampai harus operasi, ngeri banget ya gan >_<

    BalasHapus


  5. kunjungi blog saya ya temen-temen.
    http://ilmu212.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah blogmu tidak ada komennya gitu mbak yu mbak yu

      Hapus


  6. kunjungi blog saya ya temen-temen.
    http://ilmu212.blogspot.com

    BalasHapus
  7. wah, gan,, yang dimaksud kuning disitu apa tuh? kurang jelas saya..

    apakah air seni-nya yang kuning, atau tubuh menderita penyakit kuning?

    BalasHapus
  8. emm. tetangga saya ada tuh yang terserang penyakit batu empedu

    BalasHapus
  9. ii.,.. serem ya kalau harus sampai melakukan operasi :-s

    BalasHapus
  10. dari 5 gejala tersebut, alhamdulillah tidak ada pada saya

    BalasHapus
  11. nice share gan... tulisan yang sangat bermanfaat sekali...
    terimakasih

    BalasHapus
  12. nice info gan.. besok aku kembali berkunjung ya gan? siapa tau agan update postingan yang lebih menarik lagi dan lebih menambah wawasan saya lagi.
    terimakasih

    BalasHapus
  13. kalau ada gejala2 demikian harus waspada ya...

    hmmm ngeri juga...

    BTW:

    request puisinya sudah ada ... silahkan baca ...

    BalasHapus
  14. wah, nice info gan... artikel yang sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  15. saya baru tau nih gan.. bahaya juga ya penyakit ini

    BalasHapus
  16. semoga sembuh dengan obatnya
    sukses selalu

    BalasHapus
  17. Sobbb..

    Koch udah ga' UPdate lagiiii...

    BalasHapus
  18. iya ya? yang punya kemana ya? aku kan merindukan tulisannya yang memberi banyak manfaat

    BalasHapus
  19. wahh, bahaya nih. mudahan aku gk punya penyakit seperti itu...

    BalasHapus
  20. baru gejala aja udah bikin merinding gitu.. serem ih penyakitnya

    BalasHapus
  21. info yang sangat bermanfaat... kadang kita terlalu mengabaikan tanda2 adanya gangguan kesehatan gan

    BalasHapus
  22. gitu toh gan gejalanya terimakasih banyak atas informasinya

    BalasHapus
  23. wah, ada banyak info kesehatan berharga di sini, salam kenal mas admin

    BalasHapus
  24. batu empedu itu sejenis hati bukan sih..??? ada yang tau enggak letak empedu manusia di sebelah mana?

    BalasHapus
  25. thanks gan atas info nya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus
  26. Tetep berkujunggg walau pun sobat blom UPdate....

    BalasHapus
  27. @ sobat zhanaz48 mungkin mas Obatsakit lagi cari inspirasi buat persiapan 2013.
    postingan yang sangat bermanfaat sukses terus bang..

    BalasHapus
  28. wah.....
    informasinya bermanfaat bgt kak..
    makasih ya... ^^

    BalasHapus
  29. wah iya sob, klo yg awam susah mengdiagnosis..mesti waspada, trnyata pola makan mesti diatur

    BalasHapus
  30. penyakit yang cukup berbahaya juga yah....

    BalasHapus
  31. jangan lupa berdoa sama sang pencipta kita.. biar di beri kesembuhan itu yang paling utama

    BalasHapus
  32. THanks gan informasinya yang sangat bermanfaat sebagai referensi tentang penyakit batu empedu

    BalasHapus

Stop Spam, Stop Iklan Apapun
Tanpa Moderasi, Tanpa Verifikasi Kata, Komentar Langsung Tampil