U-ON

Kenali dan Atasi Bayi Susah BAB

Seorang bayi yang berusia 2.5 bulan dan sudah 4 hari belum buang air besar (BAB), hal ini bisa saja kondisi normal, bisa saja tidak.


Kondisi ini normal bila:
  • Bayi dalam kondisi baik.
  • Bayi tidak kembung.
  • Bayi tumbuh dan berkembang dengan baik.
  • Saat BAB fesenya tidak keras.
Biasanya kalau bayi hanya menerima ASI eksklusif, fase adaptasi bayi bisa berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya.
Bayi dengan ASI ada yang setiap hari BAB sering dan cenderung cair, tetapi ada juga BAB-nya jarang.

Bayi dengan susu formula BAB-nya 1-2 kali sehari dengan komposisi agak keras. Feses bayi yang baik berbentuk seperti pasta.

Kondisi ini tidak normal bila:
  • Kondisi bayi tidak bugar.
  • Perut bayi kembung.
  • Sering rewel.
  • Tumbuh kembangnya tidak baik.
Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter terdekat karena dikhawatirkan adanya gangguan pencernaan yang berat.

Kondisi tak normal ini sering disebut dengan penyakit Hirshprung.
Kondisi ini memerlukan tindakan operasi untuk memperbaikinya.
Makin beragam saja nama penyakit yang telah ditemukan, ngeri.

Subscribe to receive free email updates:

9 Responses to "Kenali dan Atasi Bayi Susah BAB"

  1. jgn ASI tar untuk suaminya gk kebagian.hehe

    ReplyDelete
  2. informasi yang menarik sobat tentang mengenali dan mengatasi bayi yang susa BAB...

    ReplyDelete
  3. Makasih infonya kang
    sukses selalu ya

    ReplyDelete
  4. assalamu'alaikum
    berkunjung pagi
    tengkyu infonya untuk si baby

    ReplyDelete
  5. wah...informasi ini perlu di infokan ke bunda-bunda tetangga saya nich..he..e.e

    ReplyDelete
  6. sms br msk jm 11.45
    apa aq yg salah????
    Sll sj ingin cr org lain lg. Begitukah?

    ReplyDelete
  7. simpati error seminggu ini.
    Delvry lambat...
    Wes tak bls..
    Jk msh ingin kontak silahkan di on kan
    Alloh bless you......Amin3x

    ReplyDelete
  8. Begitu banyak nama penyakit ditemukan dan begitu juga cara penyembuhnya...
    Jadi mengerti saat nanti meilki baby,..

    ReplyDelete