Kenali Dehidrasi pada Anak

Air merupakan komponen penting dalam asupan harian anak karena memang kebutuhan cairan pada anak memang lebih tinggi daripada orang dewasa.

Orangtua harus dapat mengenali tanda dan gejala kekurangan cairan pada anak. Pada dehidrasi ringan, anak biasanya hanya hanya tampak kehausan dan agak rewel disertai air seni yang berwarna lebih kuning.

Bila dehidrasi ringan berlanjut, akan menjadi dehidrasi sedang pada bayi biasanya akan tampak lemas dan mengantuk dengan mengantuk dengan mata cekung dan bibir yang tampak kering serta produksi air seni yang berkurang.





Sedangkan pada anak, biasanya masih aktif, namun bibir dan lidah tampak kering serta produksi air seninya berkurang.

Pada dehidrasi berat, kaki serta tangan kalau diraba terasa dingin dan tampak lebih lemas. Seringkali pula produksi air seni sangat berkurang bahkan cenderung tidak buang air kecil sama sekali.






Coba tengok saja bagaimana jumlah air seni ketika dia pipis. Pada kondisi normal dan cukup cairan, popok bayi perlu diganti sebanyak 4-8 kali.

Sementara itu, anak akan buang air kecil sebanyak 4-8 kali dalam sehari.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenali Dehidrasi pada Anak"

Post a Comment