5 Kondisi Ibu Hamil yang Tidak Boleh Puasa

Ibu hamil dan menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa pada bulan Ramadan. Itu semua demi kebaikan calon buah hatinya agar sehat dan tidak terkena penyakit.

Ada beberpa zat penting yang harus dipenuhi pada saat kehamilan, yaitu asam folat, zat besi serta kalsium. Asam folat bisa diperoleh dari kacang-kacangan.

Sementara zat besi bisa didapatkan dari sayur-sayuran. Dan zat kalsium bisa didapatkan dari susu dan ikan. Yang terpenting empat sehat lima sempurna terpenuhi.

Jangan sampai ibu hamil mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, sedang diare, sedang muntah yang berat,sedang mengalami infeksi, atau penyakit lain semisal pengentalan darah.





Berikut ini ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan ibu hamil tidak boleh berpuasa selama bulan Ramadan.

1. Gastristis kronis.

Penyakit atau keadaan yang akan memburuk jika ibu hamil berpuasa, seperti gastristis kronis yang akan memperberat keadaan.

2.Diabetes melitus.

Harus menjalani pola makan sedemikian rupa agar gula darah tetap terkontrol.




3. Hipertensi.

Tekanan darah selama kehamilan harus terkontrol dengan baik. Terlebih lagi jika ibu hamil harus mengontrol tekanan darahnya dengan obat-obatan.

4. Pendarahan.

Kalau puasa, bisa akan memperparah keadaan. Sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

5. Dehidrasi.

Kondisi yang satu ini sangatlah berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Dalam keadaan seperti ini, sebaiknya ibu hamil cepat berbuka, terlebih lagi yang terancam ehidrasi karena diare, muntah dan keringat dingin.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Kondisi Ibu Hamil yang Tidak Boleh Puasa"

Post a Comment

Labels