Kapan Waktu Ideal untuk Melahirkan

Pada waktu usia kandungan sudah memasuki sembilan bulan, berbagai macam persiapan mulai dilakukan. Bagi ibu hamil yang ingin melahirkan secara sesar, mungkin waktu persalinan sudah bisa ditentukan jauh-jauh hari serta kondisi fisik pun disiapkan dengan matang.

Namun bagi ibu hamil yang ingin melakukan persalinan secara normal, penentuan waktu kelahiran tidak bisa dipastikan seperti yang melahirkan secara sesar.

Bagi ibu hamil yang ingin melakukan persalinan secara normal, maka juga tidak bisa memilih kapan waktu persalinan, apakah pagi, siang, sore atau malam hari.

Ketika kontraksi datang, maka harus langsung bergegas.




Sebuah Studi


Pada sebuah studi terhadap lebih dari 700 ribu kelahiran di seluruh rumah sakit di Belanda antara tahun 2000-2006, tim peneliti menemukan bahwa resiko kematian bayi dan perawatan di ICU lebih tinggi untuk persalinan pada malam hari dibandingkan kelahiran pada siang hari.
Dan temuan ini sejalan dengan tren di berbagai studi lainnya, tak hanya untuk persalinan yang ditangani oleh bidan, tapi juga di ICU rumah sakit.





Studi ini menemukan bahwa resiko kematian bayi di rumah sakit kecil yang lahir pada malam hari atau tengah malam sebesar 32-47 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang lahir siang hari.

Sementara itu, di rumah sakit yang lebih besar justru kelahiran malam maupun siang hari tidak berkaitan dengan kematian bayi.

Sebenarnya perbedaan waktu persalinan tidak terlalu signifikan. Namun demikian, pada malam hari setelah pukul 12 malam kondisi ibu maupun petugas yang menolong biasanya kurang fit dibandingkan pada pagi atau siang hari.

Dan akibatnya, proses pengawasan persalinan agak kurang cermat dalam menangani.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapan Waktu Ideal untuk Melahirkan"

Post a Comment

Labels