4 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi

Kalau kita perhatikan, di Indonesia ini tak sedikit juga kita mendapati orang tua yang merasa khawatir ketika buah hati mengalami keringat yuang berlebih.

Bagaimana tidak, karena ruangan terasa cukup nyaman dan tidak membuat gerah, namun si kecil tetap saja mengeluarkan keringat sampai bajunya basah semua.

Takutnya ada masalah serius yang tengah dihadapi si kecil, merasakan khawatir kalau si kecil mengalami penyakit tertentu yang tidak dipahami oleh orang tuanya.


Apa sebenarnya yang membuat si kecil berkeringat yang berlebihan? Apa saja penyebabnya? Berikut ini ada beberapa hal yang menyebabkan bayi berkeringat terlalu berlebihan.





4 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi


1. Udara panas dan lembab.

Pada saat bayi berada dalam ruang yang panas maupun lembab biasanya akan menyebabkan terjadinya keringat berlebih pada bayi. Apalagi jika dalam ruangan tersebut tidak terdapat ventilasi yang baik.

2. Pakaian tebal dan ketat.

Saat suhu luar normal tapi orangtuanya memberikan baju yang tebal, maka bayi akan berkeringat. Baju yang tebal juga akan menimbulkan pergeseran, tekanan yang berpengaruh pada peningkatan suhu tubuh.






3. Aktivitas berlebih.

Saat aktivitas bayi berlebih seperti menangis, minum susu, juga akan menimbulkan keringat berlebih. Dan hal tersebut adalah wajar-wajar saja terjadi. Jadi tak perlu khawatir.

4. Setelah menderita sakit panas atau demam.

Biasanya setelah bayi sembuh dari sakit, maka dia akan mengeluarkan banyak keringat. Hal tersebut malah bagus karena berarti metabolismenya mulai kembali baik.

Perlu diketahui bahwa tak semua keringat berlebih merupakan gejala suatu penyakit. Jadi sebagai orangtua yang pintar, tak perlu panik, ada baiknya kenali terlebih dhulu ragam keringat pada bayi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "4 Penyebab Keringat Berlebih pada Bayi"

Post a Comment

Labels