Penanganan Ibu Hamil saat Terjatuh Tapi Perut Tidak Terbentur

Namanya juga manusia, terjatuh adalah hal yang biasa terjadi, waktu dan tempat yang berbeda bisa saja terjadi.

Khusus untuk ibu hamil yang tak sengaja terjatuh tapi perutnya tidak terbentuk, maka juga harus hatihati menanganinya karena yang di dalam perut tersebut adalah seorang janin.

Benturan yang terjadi di perut akan bisa menyebabkan plasenta mengalami pendarahan bahkan bisa-bisa terlepas dari tempat menempelnya.

Atau bisa juga jadi penyebab robek atau pecahnya selaput ketuban, sehingga bisa saja terjadi persalinan prematur atau infeksi dalam rahim.


Nah, jika ibu hamil terjatuh, terutama jika tak ada benturan langsung ke perut, yang bisa dilakukan oleh ibu hamil ada antara lain adalah sebagai berikut:

1. Perhatikan apakah ada bagian tubuh yang mengalami nyeri, termasuk daerah perut.

2. Perhatikan apakah timbul kontraksi yang kuat dan terus menerus.



Perut ibu hamil yang sedang mengalami kontraksi jika dipegang terasa keras seperti papan. Jika memang ada kontraksi, maka perhatikan durasi dan interval antar kontraksi.

3. Perhatikan apakah ada pendarahan, baik hanya flek-flek ringan maupun pendarahan banyak.

4. Perhatikan apakah ada rembesan air ketuban.

Terkadang dirasakan seperti sedang buang air kecil yang tak dapat ditahan.





5. Perhatikan gerakan janin, masih tetap aktif seperti biasa atau berkurang.

Jika terdapat salah satu gejala di atas atau jika ada benturan di perut, segeralah ke dokter atau bidan terdekat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penanganan Ibu Hamil saat Terjatuh Tapi Perut Tidak Terbentur"

Post a Comment

Labels