Tusuk Jari dan Telinga Penderita Stroke Hanya Mitos

Stroke adalah jumpulan gejala yang disebabkan karena adanya gangguan pada pembuluh darah di otak.

Penyebabnya sudah pasti ada dua yaitu pembuluh darahnya yang tersumbat atau pembuluh darahnya pecah. Pecahnya terjadi karena pembuluh darah terus menerus tersumbat sehingga menyebabkan pecah.

Mana yang lebih berbahaya?
Kalau dibilang berbahaya, semuanya juga berbahaya entah itu karena ada sumbatan pembuluh darah di otak atau pembuluh darahnya pecah.






Namun angka kecacatannya lebih tinggi pada yang disebabkan pecahnya pembuluh darah di otak. Daerah yang tidak mendapatkan pasokan darah, maka kalau di CT scan akan berwarna hitam.

Daerah di otak yang tidak mendapatkan pasokan darah, otomatis jaringan di daerah yang bersangkutan akan mati dan tidak bisa diapa-apakan lagi. Akan tetapi, pastinya dokter akan selalu berusaha semaksimal mungkin agar jaringan daerah di otak yang mati tersebut bisa seminimal mungkin.




Tusuk Jari atau Tusuk Telinga Hanya Mitos


Ada yang bertanya lumayan banyak di blog ini dan akhirnya admin obat sakit mencari informasi dengan bertanya ke salah satu dokter ahli syarafBeliau bernama dr. Linda S.

Lazada Indonesia

Di luar dugaan, orang yang sakit stroke, langkah awal harus ditusuk dengan jarum jarinya agar darah bisa mengalir, beliau menjawab itu hanya mitos saja.

Juga berlaku tusukan yang di daerah sekitar telinga, beliau menjawab juga mitos. Semua itu hanya merupakan desas-desus saja, tidak mempengaruhi serta tidak berhubungan sama sekali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tusuk Jari dan Telinga Penderita Stroke Hanya Mitos"

Post a Comment

Labels