Waspadai 5 Penyakit Musim Kemarau pada Anak

Musim kemarau di Indonesia saat ini termasuk panjang, banyak hutan yang terbakar, sawah terasa kering tak ada air yang mengalir sehingga banyak petani yang menunda penanaman kembali padinya.

Panas dan berdebu adalah hal yang wajar ketika saat musim kemarau seperti ini. Padahal debu harusnya dihindari oleh manusia agar jangan sampsi terhirup masuk ke paru-paru.


Cuaca yang panas membuat debu sering muncul di jalanan, di depan rumah, taman bermain dan dimanapun. Ditambah lagi jika ada angin yang berhembus kencang.

Orang tua mungkin sudah paham tentang hal ini, namun bagaimana halnya dengan anak-anak?
Pasti tak bisa menahan untuk segera bermain di halaman rumah.




Kita tak mungkin mengisolasi anak, yang bisa diupayakan adalah dengan mencegah agar ia tidak terserang penyakit di tengah-tangak aktivitasnya.

Ada lima penyakit yang rentan menyerang anak pada musim kemarau.

1. ISPA.

Yakni infeksi saluran pernafasan atas yang disebabkan oleh adanya virus, bakteri atau kuman yang ditularkan melalui udara. Tak mengherankan kalau musim kemarau banyak terdapat debu beterbangan sehingga proses penularan menjadi sangat mudah.

2. Diare.

Yakni suatu penyakit yang ditandai dengan produksi feses lebih encer dibandingkan seperti biasanya dan berlangsung lebih dari tiga kali dalam sehari.




3. Flu Singapura.

Penyebabnya adalah virus coxsacki, yakni suatu penyakit kaki, tangan dan mulut yang sering menyerang pada anak usia balita. Sedangkan penularannya melalui percikan batuk maupun air liur.

4. Iritasi kulit.

Musim kemarau yang panjang, berdampak juga pada buruknya kualitas air. Pencemaran air yang terjadi bisa membuat anak rentan terkena iritasi kulit.

5. Konjungtivitis.

Penyakit mata yang disebabkan oleh virus maupun bakteri.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Waspadai 5 Penyakit Musim Kemarau pada Anak"

Post a Comment