3 Fakta dan Mitos Bayi Jarang Menangis

Jika bayi tampak riang dan bahagia, bergerak aktif serta memiliki perkembangan dan tertumbuhan yang normal, maka sebagai orang tua tak perlu merasa khawatir.

Terkadang ada orang tua yang khawatir tentang sikap anaknya yang jarang menangis, sehingga dipaksa-paksa agar bayi bisa menangis. Tak perlu melakukan itu semuanya.

Perlu diketahui oleh semuanya bahwa bayi itu belum memiliki kemampuan untuk memanipulasi atau pun berbohong.


Bayi yang menangis, memang mereka sedang membutuhkan sesuatu atau ingin ditenangkan melalui sebuah pelukan atau sebuah sentuhan oleh orang tuanya. Bayi bukan mengada-ada.

Jika orang terdekatnya membiarkan bayi menangis terus, maka akan terdapat kebutuhan emosi bayi yang tidak terpenuhi dan bayi merasa tidak dipedulikan.

Hal ini justru akan mempengaruhi perkembangan emosi dan kepribadian bayi ketika semakin besar nanti.





3 Fakta dan Mitos Bayi Jarang Menangis


Konon, bayi yang jarang sekali menangis, berarti dia sehat. Bayi yang sering digendongpun juga jarang menangis. Benarkah demikikan sesungguhnya?

Di bawah ini adalah mitos dan fakta tentang bayi yang jarang menangis.

1. Bayi jarang menangis = Sehat dan Bahagia.

Jika orang tua ataulingkungan peka dan dapat membaca gerak-gerik bayi, dia akan jarang menangis, karena yang ia butuhkan sudah terpenuhi.

Namun perlu dipantau pula apakah bayi memberikan respon atau ekspresi lain atau tidak sama sekali. Dan apakah pertumbuhan dan perkembangan bayi normal serta sesuai dengan usianya atau tidak.

2. Bayi jarang menangis = Kelak akan kurang pintar.

Faktor yang berpengaruh pada kepintaran seseorang adalah dari asuh, asih dan asah. Jadi bergantung bagaimana bayi mendapatkan nutrisi dan terjaga kesehatannya, stimulasi perkembangan dari keluarga maupun lingkungan sekitar.




Serta dari kasih sayang dari orang yang ada di sekelilingnya, terutama pada golden periode, yaitu usia nol hingga 3 tahun, dimana perkembangan otak paling pesat.

3. Bayi jarang menangis = Sering digendong.

Bayi yang menangis itu untuk menunjukkan keinginannya. Menggendong adalah salah satu bentuk kasih sayang yang dapat memberikan kenyamanan pada bayi.

Sehingga tangis bayi sering terhenti sendiri ketika digendong.

Namun tangis bayi disebabkan oleh hal seperti lapar, popok yang basah, maka tangisan bayi akan berhenti sendiri bilamana penyebabnya sudah teratasi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Fakta dan Mitos Bayi Jarang Menangis"

Post a Comment

Labels