Cara Menyajikan Jus Secara Tepat

Jus apa yang kalian sukai? Apakah jus yang terbuat dari buah-buahan atau dari sayuran? Buah atau sayuran yang diblender memiliki nilai plus dan minusnya sendiri-sendiri.

Yang jelas, rasanya jus itu segar sekaligus menyegarkan apabila diminum pada siang hari, terutama jus yang dibuat dari berbagai macam buah-buahan.
Untuk memperoleh manfaat optimal dari mengonsumsi jus biah maupun sayuran, jus harus diminum segera setelah pembuatannya dan tidak disarankan untuk disimpan sepanjang hari.

Pengawetan dan penyimpanan jus bisa menyebabkan jus terkena oksigen dan teroksidasi. Akibatnya, jus akan kehilangan sebagian besar vitamin alami yang terdapat di dalam jus dan juga kehilangan antioksidan yang banyak diinformasikan merupakan kandungan unggulan dari jus.




Mengonsumsi jus untuk tujuan kesehatan atau penyembuhan, tidak boleh ditambah dengan gula atau garam. Jika rasa jus kurang enak, maka dapat diberi tambahan atau campuran jus dari bahan lain yang rasanya lebih enak dan segar misalnya saja lemon.

Bahan baku yang dipakai untuk membuat jus haruslah segar dan bersih benar. Sebelum diblender, buah dan sayuran harus dicuci bersih, buah dikupas untuk menghilangkan residu pestisida dan lapisan lilin yang dioleskan di kulit buah. Baru kemudian diiris-iris.






Jika kulit tidak keras dan dapat dimakan, sebaiknya buah tidak dikupas karena banyak kandungan gizi di dalamnya.

Setelah diiris-iris, potongan buah segera dimasukkan ke dalam juicer.

Juicer merupakan alat yang paling baik untuk membuat jus dari buah dan sayuran segar karena dapat menghasluskan serat dan kulit buah dan sayuran.

Jika tidak ada juicer, jus bisa dibuat secara manual dengan cara diperas dan dilumatkan atau menggunakan blender.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menyajikan Jus Secara Tepat"

Post a Comment

Labels