9 Mitos Salah Mengenai Menstruasi

Hadirnya haid pertama bisa menjadi saat yang menyusahkan bagi remaja putri karena seringkali dibarengi dengan berbagai perasaan yang campur aduk tidak karuan. Kebanyakan remaja putri bingung saat mendapatkan menstruasi yang pertama karena tak tahu bagaimana harus menyesuaikan diri dengan suasana baru dan rutinitas yang baru.

Ada remaja putri yang merasa takut dan cemas mengenai haid pertamanya, dan pada umumnya karena salah mendengar informasi atau lebih seringnya karena kurang informasi. Bukan remaja putri saja yang merasa bingung, namun orang tua juga merasakan hal yang sama dalam memberikan penjelasan kepada putrinya.


Apalagi ditambah adanya rumor atau mitos yang beredar di masyarakat mengenai masalah menstruasi dan terkadang para orang tua pun juga ikut hanyut dalam penafsiran yang salah mengenai mitos haid ini, jangan sampai terjadilah. Sangatlah penting untuk memberikan penjelasan kepada remaja putri bahwa menstruasi adalah sesuatu yang wajar dan dialami oleh perempuan.

Di bawah ini ada sembilan mitos mengenai menstruasi yang salah, orang tua pun wajib memberikan pengertian pada putrinya mengenai mitos-mitos di bawah ini, karena mitos kebanyakan kurang tepat sehingga banyak menimbulkan salah tafsir.

9 Mitos Salah Mengenai Menstruasi:


1. Tidak boleh keramas saat Haid.
Ini yang salah kaprah, tak terbayang betapa lepeknya rambut kalau tidak boleh keramas. Mencuci rambut di hari pertama haid tidak menimbulkan menopause dini. Tak ada larangan keramas ketika haid. Ingat bahwa menjaga kebersihan adalah hal yang terpenting pada saat perempuan menstruasi.

2. Minum soda memperlancar haid.
Konon, dengan minum soda akan memperlancar haid, namun pendapat ini dipatahkan oleh penelitian yang menegaskan bahwa tak ada hubungan sama sekali antara minuman soda dengan hormon dan faktor psikis lainnya.




3. Jangan mengonsumsi minuman dingin saat haid.
Kalau minum air dingin akibatnya darah membeku dan akhirnya menyebabkan kista. Padahal kita tahu bahwa antara sistem pencernaan dan sistem produksi sangatlah jauh berbeda. Sehingga secara medis tidak benar, tak ada hubungan sama sekali antara minuman dingin dan haid.

4. Minum obat pereda nyeri haid pengaruhi kesuburan.
Obat tersebut kabarnya bisa membuat rahim menjadi kering dan mempengaruhi kesuburan wanita, ternyata hal itu tidaklah benar. Obat pereda nyeri tentu saja untuk meredakan rasa nyeri yang dialami oleh perempuan dan tidak ada hubungannya sama sekali.

5. Saat Haid tidak boleh olahraga.
Olehraga saat haid justru mempunyai manfaat yang besar karena dengan menggerakkan badan akan mengurangi kram dan kembung saat haid.

6. Tak boleh berenang saat haid.
Beredar anggapan yang salah yaitu perempuan yang haid, darahnya akan berhenti ketika di dalam air. Hal ini tak benar sama sekali, namun sebaiknya tidak berenang karena dikhawatirkan terkena infeksi air yang tidak steril.






7. Makanan pedas memperparah kram yang dialami.
Hanya mitos saja karena tak ada hubungan antara makanan pedas dan siklus haid perempuan.

8. Darah haid bukan darah kotor.
Banyak yang beranggapan bahwa haid itu adalah proses pembuangan darah kotor dari dalam tubuh. Hal itu tidaklah benar adanya karena selama proses haid, yang keluar adalah darah bersih atau darah merah, bukan darah kotor. Cuma istilahnya saja disebut dengan darah kotor.

9. Perempuan yang belum pernah haid tidak mungkin hamil.
Mitos ini tidaklah benar. Kehamilan itu berhubungan dengan ovulasi (matangnya sel telur) dan beberapa remaja putri bisa saja mendapatkan hais sebelum masa ovulasi.

Demikian ke sembilan mitos yang tidak benar yang beredar di masyarakat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "9 Mitos Salah Mengenai Menstruasi"

Post a Comment

Labels