3 Macam Pemeriksaan Tulang Osteoporosis

Apabila tulang mengalami kerapuhan, tekanan ringan bahkan seperti membungkuk atau batuk pun dapat menyebabkan patah tulang. Umumnya patah tulang terjadi pada pinggul, pergelangan tangan atau tulang belakang.

Patah tulang sebagai akibat osteoporosis dapat menimbulkan nyeri, memerlukan biaya pengobatan yang tinggi bahkan kematian. Diperlukan pemeriksaan laboratorium yang dapat menilai aktivitas pembentukkan dan pembongkaran tulang guna mengetahui risiko osteoporosis.

Pemeriksaan Apa yang Dianjurkan?



3 Macam Pemeriksaan Tulang Osteoporosis


1. N-MID Osteocalcin
, untuk mendeteksi konsentrasi osteocalcin dalam darah. Osteocalcin merupakan suatu protein non-kolagen dalam darah yang terdapat pada matriks tulang dan berperan penting dalam proses pembentukan tulang.

2. CTx (C-Telopeptide), untuk menilai resorpsi/pembongkaran tulang serta menilai respon tulang terhadap obat antiresorpsi.

3. Total P1NP, untuk mengukur aktivitas pembentukan tulang.

Pastikan keseimbangan aktivitas tulang Anda dengan melakukan pemeriksaan N-MID Osteocalcin, CTx (C-Telopeptide) dan Total P1NP. Memperingati Hari Osteoporosis, manfaatkan keringanan biaya 20% selama bulan Oktober 2014 untuk pemeriksaan terkait osteoporosis di Laboratorium Klinik Prodia.




Pemeriksaan N-MID Osteocalcin, CTx (C-Telopeptide) dan Total P1NP di Laboratorium Klinik Prodia memiliki akurasi sangat baik karena menggabungkan keunggulan sensitivitas tinggi metode Electrochemiluminescence Immonoassay dan keunggulan otomatisasi alat autoanalyzer.

Penyakit osteoporosis tidak hanya diderita oleh usia tua. Banyak faktor yang mempengaruhi penyakit osteoporosis, sehingga Anda pun bisa saja mengalaminya.

Osteoporosis adalah penyakit tulang sistemik yang ditandai dengan penurunan kualitas dan kepadatan massa tulang, sehingga menyebabkan tulang menjadi rapuh dan risiko patah tulang.

sumber: health.kompas.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Macam Pemeriksaan Tulang Osteoporosis"

Post a Comment

Labels