5 Cara Pencegahan Batuk Croup Anak

Untuk mencegah sesak napas, mengambil langkah yang sama yang Anda gunakan untuk mencegah pilek dan flu.

Sering cuci tangan adalah paling penting. Juga menjaga anak Anda menjauh dari orang yang sedang sakit, dan mendorong anak Anda untuk batuk atau bersin ke sikunya. Untuk mencegah infeksi lebih-serius, tetap imunisasi anak anda.

Berikut 5 cara pencegahan batuk croup:


1. Jangan menunggu saja.

Croup selalu memburuk pada malam hari, jadi jika anak anda suaranya tiba-tiba menjadi serak atau batuk, lebih baik anda segera membuat janji dengan dokter anak anda.Dia akan mengevaluasi gejala anak anda dan berbicara tentang pengobatan yang dapat berupa obat steroid atau nebulizer dengan epinephrine.

2. Kelembaban bisa cepat ditingkatkan dengan menyalakan shower panas agar kamar mandi beruap.

3. Humidifier.

Gunakan humidifier selama tidur siang dan malam hari. Tetes hidung saline juga dapat membantu mengatasi hidung tersumbat.




4. Mengajak
anak keluar untuk menghirup udara dingin malam juga bisa membuat saluran pernafasan terbuka. Beberapa orangtua sering mendapati ketika pernafasan anak kembali normal bersamaan dengan sampainya mereka di rumah sakit.

5. Anak yang tidak merespon tindakan ini perlu dibawa ke rumah sakit.

Anak yang kesulitan bernafasnya meningkat atau berlanjut, detak jantungnya cepat, kelelahan, atau kulitnya pucat kebiru-biruan harus dirawat di rumah sakit. Di rumah sakit, oksigen diberikan pada saat kadar oksigen di dalam darah rendah. Para dokter biasanya mengobati anak dengan memberi epinephrine dalam alat uap dan memberikan kortikosteroid dengan cara diminum atau disuntikkan.

sumber: jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "5 Cara Pencegahan Batuk Croup Anak"

  1. croup cukup bahaya juga ya buat anak-anak, dengan ini jadi ngerti cara mencegahnya. makasih sharenya..

    ReplyDelete
  2. Berarti batuk seperti itu harus cepat ditangani ya

    ReplyDelete