Kandungan Vitamin C Mampu Menurunkan Risiko Serangan Stroke

Vitamin C sudah lama diketahui punya manfaat bagi tubuh manusia.

Termasuk salah satunya adalah meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Kini dari hasil studi terbaru ditemukan, kandungan vitamin C yang normal dalam tubuh mampu menurunkan risiko serangan stroke.

Hasil temuan ini akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Academy of Neurology di Philadelphia musim semi mendatang. Dalam penemuan itu diketahui, orang yang memiliki kandungan vitamin C secara normal dalam darahnya memiliki risiko stroke hemoragik lebih rendah dibandingkan mereka yang kekurangan vitamin tersebut.


Laman healthline menyebu ada dua jenis serangan stroke yang diketahui, yakni iskemik dan hemoragik. Stroke iskemik adalah penyumbatan pembuluh darah yang bertugas memasok otak. Sedangkan stroke hemoragik merupakan perdarahan ke dalam atau di sekitar otak. Stroke jenis terakhir umumnya kurang diketahui dibanding stroke iskemik meski sama-sama mematikan.

Untuk mendapat kesimpulan itu, peneliti membandingkan 65 orang yang pernah mengalami stroke hemoragik intraserebral atau pecah pembuluh darah di dalam otak dengan 65 orang sehat. Hasilnya, 41 persen memiliki tingkat normal vitamin C, 45 persen memiliki tingkat vitamin C yang minim, dan 14 persen kekurangan Vitamin C atau defisiensi. Mereka yang tidak mengalami stroke adalah yang memiliki tingkat vitamin C tinggi.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin C merupakan faktor risiko untuk jenis stroke berat, sama halnya dengan tekanan darah tinggi, minuman beralkohol, dan kelebihan berat badan atau obesitas," kata Dr Stéphane Vannier MD, dari University Hospital Pontchaillou di Perancis.

Vitamin C ini juga memiliki manfaat lain seperti membantu produksi kolagen, protein dalam tulang, membantu peremajaan kulit, dan jaringan. Sedangkan kekurangan vitamin C juga terkait dengan risiko penyakit jantung. "Sebagai contoh, vitamin ini dapat membantu mengatur tekanan darah," sambungnya.

Sebelumnya, penelitian University of Cambridge pada 2008 juga menyimpulkan orang-orang yang memiliki tingkat tinggi vitamin C menunjukkan berkurangnya risiko stroke. Sebuah studi di British Medical Journal tahun 1995 juga menemukan orang tua dengan tingkat rendah vitamin C memiliki risiko lebih besar terkena stroke.

Meski Vitamin C tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh namun bisa ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran segar seperti jeruk, pepaya, paprika, brokoli dan stroberi. Dosis harian yang direkomendasikan untuk vitamin C adalah 90 miligram untuk pria dan 75 miligram untuk wanita.

sumber:
jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kandungan Vitamin C Mampu Menurunkan Risiko Serangan Stroke"

Post a Comment