3 Jenis Implantasi Pembesaran Payudara

Kalau Anda berniat melangsungkan prosedur pembesaran payudara, ada baiknya terlebih dahulu memperhatikan jenis-jenis yang tersedia.

Pasalnya, terdapat berbagai jenis implan yang patut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wanita.


Tiap jenis pun memiliki hasil, guna serta dampak yang berbeda terkait dengan bahan yang digunakan dalam proses implantasi.

Seperti dijelaskan Medical News Today, terdapat 3 jenis utama untuk implantasi payudara.

3 Jenis Implantasi Pembesaran Payudara:


1. Silicone implant.

Jenis ini lebih dikenal dengan implan silikon, yang sering menjadi pilihan favorit para wanita. Banyak wanita memilih implan jenis ini karena membuat payudara terlihat dan terasa lebih alami, layaknya jaringan tisu payudara sesunguhnya.

Silikon sendiri merupakan zat kental dan lengket menyerupai lemak manusia. Implan silikon ditujukan bagi wanita berusia 22 tahun ke atas yang ingin memperbesar payudara maupun merekonstruksinya.

2. Saline implant.

Prosedur ini menggunakan implan yang berisi air garam yang telah disterilkan. Saat dimasukkan ke dalam kantong payudara yang telah dipisahkan antara kelenjar tisu dengan otot, zat saline kemudian dimasukkan ke dalam ruang kosong yang tersedia.

Implan ini sesuai untuk wanita berusia 18 tahun ke atas yang ingin memperbesar payudara, juga wanita dengan usia berapa pun yang hendak melakukan rekonstruksi payudara.

3. Alternative composite implants.

Implan jenis ini menggunakan bahan yang berbeda dengan saline dan silikon. Biasanya, pembesaran payudara dengan cara ini menggunakan zat polypropylene, minyak kedelai atau zat lainnya.

Tentunya, setiap prosedur pembesaran payudara melalui implan jenis apapun memiliki resiko tersendiri. Karena itu, berpikirlah secara matang sebelum memutuskan melakukannya agar tak menyesal di kemudian hari.

sumber
jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Jenis Implantasi Pembesaran Payudara"

Post a Comment