Banyak Tidur atau Kurang Bisa Berbahaya

Urusan tidur memang banyak aturannya.

Kurang tidur bisa memicu berbagai penyakit, sementara terlalu banyak tidur pun tidak lebih sehat.


Berbagai penelitian telah banyak mengaitkan kurang tidur dengan berbagai gangguan kesehatan. Risiko kegemukan, diabetes dan gangguan jantung merupakan beberapa risiko kurang tidur di samping kelelahan dan kurang semangat.

Penelitian terbaru pada 50.000 orang dewasa menunjukkan bahwa tidur terlalu banyak maupun terlalu sedikit membuat seseorang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan secara fisik maupun mental. Ansietas atau kegelisahan adalah salah satu pemicu stres dan depresi yang berhubungan dengan masalah tidur.

Jika 6 hingga 7 jam adalah batasan minimal untuk tidur yang cukup, lalu apa batasan tidur yang terlalu lama menurut penelitian yang dilakukan di American Academy of Sleep Medicine ini?

"Penting bagi orang dewasa untuk menjaga kecukupan waktu tidurnya selama 7 hingga 9 jam tiap malam agar kesehatannya tetap terjaga," kata seorang pakar tidur, Dr Safwan Badr, seperti dilansir laman Daily Mail, Selasa (12/11).

Menurut hasil penelitian, risiko yang sama dengan kurang tidur akan dialami oleh orang-orang yang tidur terlalu lama menurut batasan tersebut. Artinya jika seseorang tidur selama 10 jam atau lebih setiap malam, maka risiko untuk mengalami gangguan jantung koroner, stroke dan diabetes akan cenderung meningkat.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 30 persen responden mengalami masalah kurang tidur, yakni kurang dari 6 jam tiap malam. Sebanyak 60 persen memiliki durasi tidur yang optimal sedangkan sisanya tidur terlalu lama atau di atas 10 jam tiap malam.

sumber jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Banyak Tidur atau Kurang Bisa Berbahaya"

  1. tidur 7 sampai 9 jam menurut saya terlalu lama, hehe . . . saya biasanya tidur cuma 5-6 saja dan alhamdulillah sampai saat ini tidak ada keluhan. hehe ^^

    ReplyDelete